Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jumlah Pelanggar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat

Ina Herdiyana • Senin, 4 November 2024 | 19:51 WIB

 

TINDAK TEGAS: Anggota Satlantas Polres Sumenep menindak pengendara yang melanggar di wilayah lalu lintas Kecamatan Kota pada Oktober lalu. (POLRES SUMENEP)   
TINDAK TEGAS: Anggota Satlantas Polres Sumenep menindak pengendara yang melanggar di wilayah lalu lintas Kecamatan Kota pada Oktober lalu. (POLRES SUMENEP)  

SUMENEP, RadarMadura.id – Kesadaran masyarakat Sumenep untuk  tertib berlalu lintas masih rendah. Indikasinya, jumlah pelanggar lalu lintas di Kota Keris meningkat.

Hal itu terungkap saat Satlantas Polres Sumenep melakukan Operasi Zebra Semeru selama 14 hari.

Dalam operasi yang dimulai sejak 14–27 Oktober tersebut, ada 7.320 pengendara yang melanggar aturan. Perinciannya, 49 warga ditilang secara ETLE mobile, 820 warga ditilang secara manual, dan 6.433 warga diberi teguran.

Jumlah pelanggar tersebut melampaui hasil Operasi Zebra Semeru 2023. Saat itu hanya ada 5.290 pelanggar yang ditilang.

Perinciannya, 135 warga ditilang secara ETLE mobile, 312 warga ditilang secara manual, dan 4.843 warga diberi teguran.

Selanjutnya, dari sisi angka kecelakaan juga mengalami peningkatan. Tahun ini terdapat 16 kasus laka lantas.

Perinciannya, korban meninggal nihil, luka berat tujuh orang, luka ringan 17 orang, dan kerugian materiel Rp 18.300.000.

Pada Operasi Zebra Semeru 2023, hanya ada 13 kasus laka lantas. Perinciannya, korban meninggal satu orang, luka berat nihil, luka ringan 13 orang, dan kerugian materiel Rp 41.300.000.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso membenarkan adanya peningkatan jumlah pelanggaran selama Operasi Zebra Semeru 2024.

Pelanggaran lalu lintas meningkat 38 persen dibandingkan Operasi Zebra Semeru 2023. ”Khusus korban kecelakaan selama Operasi Zebra meningkat 23 persen,” katanya.

Henri menegaskan, institusinya terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Termasuk menegakkan hukum secara efektif untuk pelanggar lalu lintas.

”Kami juga akan fokus pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Henri mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas. Apalagi, pra, saat, dan pasca pilkada Sumenep.

”Saya berharap patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hargai pengguna jalan yang lain,” ingatnya. (iqb/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #meningkat #pelanggar #lalu lintas