SUMENEP, RadarMadura.id – Lomba mewarnai bertajuk Fun Colouring Competition tingkat kecamatan tuntas.
Seleksi lomba yang digelar di setiap kecamatan di Kota Keris itu berakhir di Kecamatan Pasongsongan, Jumat (18/10).
Puluhan peserta yang ambil bagian dalam lomba itu sangat antusias mengikuti event mewarnai yang dilaksanakan di SDN Pasongsongan 1.
Buktinya, satu jam sebelum acara dimulai peserta sudah memadati tempat yang disediakan panitia.
Peserta terdiri atas siswa jenjang TK/RA dan SD kelas I-II. Saat tiba di lokasi lomba, peserta langsung mengisi daftar hadir.
Kemudian, menerima kartu peserta dan media gambar yang telah disediakan panitia.
Ketua Panitia Seleksi Kecamatan Pasongsongan Agus Sugiyanto berterima kasih pada semua lembaga TK/RA dan SD yang mengirim siswa dalam lomba mewarnai tahunan yang diprakarsai Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan beberapa pihak.
”Mulai dari kelompok kerja kepala sekolah (K3S), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), dan Ikatan Guru Raudhatul Atfal (IGRA) se-Kecamatan Pasongsongan,” ujar pria yang juga sekretaris K3S Pasongsongan itu.
Ketua K3S Pasongsongan H Akhmad Busri mengapresiasi JPRM yang konsisten menyelenggarakan event fun colouring competition setiap tahun.
Pelaksanaannya juga semakin bagus dan kompetitif.
Hal itu karena tidak hanya melibatkan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep.
Akan tetapi, juga melibatkan lembaga di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep.
”Semoga kolaborasi ini terus terjalin dan lomba ini konsisten terselenggara setiap tahun,” imbuhnya.
Busri menyatakan, lomba mewarnai yang dilaksanakan secara berjenjang itu dapat mengembangkan kreativitas siswa.
Selain itu, bisa memacu keterampilan siswa motorik halus anak.
Ketua Panitia Lomba Mewarnai JPRM Biro Sumenep Heriviya Yuvi juga berterima kasih kepada panitia yang terdiri atas K3S, IGRA, dan IGTK.
Juga, pihak lain yang turut menyukseskan event tahunan tersebut.
”Terima kasih atas kerja samanya kepada Ketua K3S, IGTKI dan IGRA Kecamatan Pasongsongan. Serta kepala sekolah, wali murid dan seluruh peserta adik-adik dari berbagai lembaga,” imbuhnya.
Lomba mewarnai berjauk Fun Colouring Competition berlangsung sejak Rabu (28/8) hingga Jumat (18/10).
Setiap jenjang pendidikan akan dipilih juara 1, 2, dan 3. Selain itu, juara harapan 1, 2, dan 3.
Akan tetapi, apabila terdapat jenjang pendidikan yang jumlah pesertanya kurang dari 50, maka hanya akan diambil juara 1, 2, dan3.
Mereka akan mewakili kecamatannya dalam lomba tingkat kabupaten.
”Jadi ada beberapa kecamatan yang jumlah pesertanya sedikit, tidak sampai 50 anak, maka sesuai kesepakatan hanya akan diambil juara 1, 2, dan 3 saja,” jelasnya.
Pemenang lomba akan diumumkan melalui RadarMadura.Id antara Minggu (20/10)–Senin (21/10).
Dengan demikian, para juara tingkat kacamatan memiliki waktu yang cukup panjang untuk melakukan persiapan sebelum berkompetisi di tingkat kabupaten, Minggu (27/10).
Via memaparkan, peserta lomba mewarnai yang dilaksanakan di tiap kecamatan mencapai 3.513 murid.
Mereka berasal dari 16 kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Rubaru, Saronggi, Manding, Pragaan, dan Dasuk.
Kemudian, di Kecamtan Bluto, Talango, Gili Genting, Kalianget, Batang-Batang, Gapura, Dungkek, Lenteng, dan Pasongsongan.
”Lomba secara simbolis dilaksanakan di Kecamatan Lenteng, lalu seleksi dimulai dari Kecamatan Rubaru, dan berakhir di Kecamatan Pasongsongan,” katanya. (tif/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta