MALANG, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo selesai menjalankan wisuda program pascasarjana pendidikan S-3 di Universitas Merdeka (Unmer) Malang, Sabtu (21/9).
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu berpesan agar tidak berhenti belajar, berdoa, dan selalu mencintai almamater tempat menimba ilmu.
Bupati Fauzi sudah menjalani sidang terbuka promosi doktor ilmu sosial pada 12 Juli lalu hingga resmi menyandang doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan promotor dan penguji. Gelar akademik tersebut diperoleh dengan predikat cum laude.
Dengan demikian, gelar di namanya bertambah menjadi Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.
Dia mempertahankan judul disertasi Implementasi Kebijakan Penyediaan Beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2021 di Kabupaten Sumenep.
Capaian ini membuktikan bahwa Bupati Fauzi tidak melupakan pendidikan meski sibuk memimpin roda pemerintahan dan melayani masyarakat Kota Keris.
Dia mengatakan, pendidikan yang ditempuh bukan sekadar untuk mendapatkan gelar. Tetapi, untuk menambah pengalaman, pengetahuan, dan wawasan.
Semua diharapkan bisa membantu mempercepat pembangunan di Sumenep. ”Untuk menambah dan memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan,” katanya.
Menurut Fauzi, mencari pengetahuan seluas mungkin itu penting. Sebab, itu akan berguna untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar. Karena itu, dia mengajar untuk tidak berhenti belajar dan mencari ilmu.
”Kita harus terus belajar dan terus belajar karena generasi emas itu bergantung lulusan generasi muda kita. Maka, saya berharap generasi muda terus meningkatkan kariernya untuk menjadi orang hebat,” ucapnya.
Menurut dia, menuntut ilmu setinggi mungkin itu tidak jadi masalah. Dengan catatan jangan sampai melupakan keluarga, khususnya kedua orang tua, dalam segala hal.
Dia mengakui, berkat doa merekalah dirinya bisa diwisuda dan mendapatkan gelar doktor.
”Memakai baju wisuda seperti ini tidak lepas dari doa orang tua. Kalian menjadi pejuang, tapi ada orang yang berjuang untuk kalian lewat doanya. Bersujud dalam doanya untuk menjadi orang sukses,” pesan Fauzi.
Suami Nia Kurnia Fauzi itu juga mengingatkan untuk terus mengingat tempat mencari ilmu. Sebab, jasa kampus untuk mendidik hingga mendapatkan ilmu pengetahuan sangat besar. Karena itu, nama baik kampus harus dijaga di mana pun.
”Jangan lupa pula tunjukkan kecintaan pada almamater. Kemudian, tunjukkan hal yang baik bagi kampus kita. Terima kasih juga kepada civitas akademika yang telah membimbing kami dan pada akhirnya kami semua bersama-sama diwisuda,” terang Fauzi.
Fauzi mengingatkan kepada generasi muda untuk terus semangat meningkatkan pengetahuan agar menjadi orang hebat yang berguna untuk bangsa dan negara.
Juga bisa memberikan sumbangsih untuk pembangunan Sumenep ke depan. ”Untuk generasi muda, jangan berhenti belajar dan carilah ilmu pengetahuan seluas mungkin,” imbuhnya. (iqb/luq)
Editor : Ina Herdiyana