SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep membuat program pelatihan lembaga kemasyarakatan dan pegawai.
Kegiatan tersebut diprediksi menghabiskan anggaran Rp 69.950.000. Dana puluhan juta itu dialokasikan untuk dua program pelatihan.
Kegiatannya berbentuk peningkatan kapasitas kelembagaan seperti lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan hingga masyarakat hukum dan adat.
Pertama, kegiatan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan meliputi RT, RW, PKK, posyandu, LPM, dan Karang Taruna.
Kedua, pelatihan pegawai yang meliputi diklat fungsional dan diklat kepemimpinan.
Nominal anggaran dua program tersebut berbeda. Untuk pelatihan pegawai dianggarkan Rp 37.200.000.
Sedangkan pelatihan lembaga kemasyarakatan desa dianggarkan Rp 32.750.000.
Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf tidak memberikan keterangan terkait program pelatihan tersebut.
Saat dihubungi, dia mengaku masih ada acara. Dia tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan koran ini.
”Saya masih ada acara geladi, nanti saja ya,” jawabnya singkat saat dihubungi Kamis (21/8). (tif/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia