Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Proyek Jembatan Rp 2,6 Miliar di Arjasa, Sumenep, Ditender Ulang, Belasan Rekanan Dinyatakan Gugur

Ina Herdiyana • Jumat, 9 Agustus 2024 | 13:20 WIB
JawaPos.com
JawaPos.com

SUMENEP, RadarMadura.id – Proyek pembangunan jembatan di Dusun Batuguluk, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, dilelang ulang.

Retender program itu diikuti 17 rekanan. Jumlah tersebut lebih sedikit daripada tender sebelumnya.

Dari 17 rekanan itu, yang mengajukan penawaran juga nyaris sama dengan tender pertama. Yakni, CV Cahaya Beton Abadi, CV Dua Saudara, dan CV Elang Emas.

Pagu anggaran program dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) itu Rp 2.630.847.013 dari APBD 2024.

Tiga rekanan tersebut meminati proyek dengan kode rencana umum pengadaan (RUP) 51784507 itu dengan harga berbeda.

CV Cahaya Beton Abadi mengajukan penawaran Rp 2.457.654.407,68. CV Dua Saudara menawar Rp 2.524.148.721,04. Sedangkan CV Elang Emas mengajukan penawaran Rp 2.596.432.621,80.

Fungsional Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Sumenep Hanny Agus Andrian menyampaikan, kelompok kerja (pokja) akan melaksanakan tahap selanjutnya. Yakni, evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.

”Nanti itu akan dievaluasi dulu. Bukan hanya harga, melainkan juga persyaratan untuk rekanan,” kata Agus kepada JPRM Kamis (8/8).

Tahap evaluasi terjadwal selama empat hari. Terhitung sejak Jumat (9/8) sampai Selasa (13/8).

Jika membutuhkan tambahan, pihaknya akan mengubah jadwal tahapan tender. ”Selain yang mengajukan penawaran itu gugur,” ungkapnya.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam meminta tender proyek pembangunan jembatan itu dilakukan secara selektif.

Baca Juga: Semua Kapal Masuk Docking, Pelayaran Rute Kalianget–Kepulauan Sumenep Kosong

Perlu melihat rekam jejak dan pengalaman rekanan dalam dunia konstruksi dalam memilih rekanan.

”Karena yang terpenting dari pekerjaan infrastruktur itu adalah kualitasnya. Itu bisa dilihat dari hasil pekerjaan yang pernah dilakukan oleh CV atau perusahaan konstruksi tersebut,” sarannya. (di/luq)

 

Editor : Ina Herdiyana
#jembatan #gugur #proyek #rekanan #tender ulang