Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penyeberangan Talango–Kalianget, Sumenep, Tersendat

Ina Herdiyana • Selasa, 11 Juni 2024 | 13:20 WIB
DIKELUHKAN: Kendaraan roda empat mengular di Pulau Poteran untuk menyeberang ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Senin (10/6). (ISMAM UNTUK JPRM)
DIKELUHKAN: Kendaraan roda empat mengular di Pulau Poteran untuk menyeberang ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Senin (10/6). (ISMAM UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Berbagai jenis kendaraan mengular di Pulau Poteran, Sumenep, Senin (10/6).

Kendaraan-kendaraan itu menunggu giliran berjam-jam untuk menyeberang menuju Pelabuhan Kalianget.

Antrean panjang itu terjadi karena kapal tongkang yang beroperasi hanya satu unit.

Padahal, seharusnya terdapat 2 kapal yang memfasilitasi penyeberangan masyarakat dari dan ke pulau terdekat itu.

Seharusnya kapal motor (KM) Serbaguna dan KM Samporna Maju yang beroperasi Senin (10/6).

Namun, KM Samporna Maju tidak tampak melayani penyeberangan sehingga mulai pukul 06.00–10.00 terjadi antrean.

Untungnya, KM Puskopal selaku kapal cadangan segera beroperasi sehingga penyeberangan kembali normal.

Ismam, 35, warga Desa Kombang, Kecamatan Talango, terjebak antrean panjang sekitar 3 jam di dermaga sisi Talango.

Hal itu membuat rencana untuk pergi ke wilayah Kota Sumenep tersendat. Sebab, kendaraan roda empat yang dikendarainya terjebak macet.

”Saya dari pakul 07.00 berada di dermaga Talango antre yang mau menyeberang. Baru pukul 10.00 naik kapal tongkang,” katanya.

”Dari pagi kapal tongkang yang beroperasi hanya satu. Tapi agak siang sudah nambah 2 unit kapal tongkang,” ucap Ismam.

Baca Juga: Enam Grup Akan Meriahkan Parade Musik Tongtong di Kota Keris

Ismam berharap, kejadian seperti itu tidak terulang. Sebab, jika terus dibiarkan hanya satu kapal tongkang yang beroperasi, akan menghambat aktivitas masyarakat.

”Seharusnya kelancaran penyeberangan Talango–Kalianget itu dijaga. Jangan sampai terjadi kemacetan,” harapnya.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Disperkimhub Sumenep Mohammad Tayyib mengaku tidak mengetahui permasalahan tersebut.

Namun, secara aturan, jika terdapat satu kapal tongkang yang berhalangan digantikan dengan armada lain menyesuaikan dengan jadwal.

”Saya tidak tahu kondisinya kenapa tidak beroperasi (KM Samporna Maju). Namun, aturannya kan sudah jelas. Kalau ada yang berhalangan digantikan dengan kapal tongkang cadangan sesuai jadwal,” katanya.

Di tempat terpisah, pemilik KM Samporna Maju Ikram membenarkan jika kapal tongkang miliknya belum bisa dioperasikan karena masuk masa perbaikan (docking).

Dia sudah memberitahukan ke berbagai pihak berkenaan dengan halangan tersebut. ”Jadi, belum bisa beroperasi beberapa hari sampai docking-nya selesai,” jelasnya. (iqb/luq)

 

 

Editor : Ina Herdiyana
#penyeberangan #talango #sumenep #macet #kapal motor #Tersendat #kalianget