SUMENEP, RadarMadura.id – Penumpang pesawat rute penerbangan Sumenep–Jember meningkat drastis selama arus mudik dan balik.
Jadi, tidak ada kursi kosong di pesawat Susi Air yang menjadi satu-satunya maskapai penerbangan rute Sumenep–Jember itu.
Pengawas Penerbangan Perintis Bandara Trunojoyo Sumenep Sahrul mengatakan, layanan penerbangan Sumenep–Jember dibuka dua kali seminggu. Yakni, Selasa dan Rabu.
Selama momen Hari Raya Idul Fitri, penumpangnya meningkat drastis. ”Baik saat arus mudik maupun balik,” ucapnya Rabu (17/4).
Peningkatan jumlah penumpang dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Notohadinegoro Jember disebabkan berbagai faktor.
Di antaranya, jarak tempuh juah lebih cepat. Lalu, penumpang terhindar dari kemacetan.
Sahrul mengungkapkan, peningkatan penumpang rute penerbangan Sumenep–Jember atau sebaliknya terjadi dua pekan terakhir.
Jika biasanya jumlah penumpang berkisar tiga sampai enam orang, selama arus mudik dan balik, maskapai selalu terisi penuh. ”Iya rute ke Jember full terus di momen Lebaran sekarang,” imbuhnya.
Menurut dia, kapasitas penumpang pesawat Susi Air yang menjadi satu-satunya maskapai penerbangan dengan rute Sumenep–Jember 12 orang. Saat hari-hari biasa, okupansi penumpangan tidak pernah terisi penuh.
Bahkan, pesawat perintis itu hanya membawa satu penumpang dari Jember menuju Sumenep.
”Kalau hari-hari biasa, frekuensi penumpang antara 30–50 persen dari kapasitas kursi yang ada,” sambungnya.
Sahrul Menambahkan, penerapan layanan penerbangan dua kali dalam seminggu dari Sumenep ke Jember diterapkan di awal 2024.
Sementara sebelumnya hanya dibuka sekali, yakni setiap Selasa. ”Mulai awal tahun ini ditambah menjadi dua kali dalam semunggu,” katanya. (iqb/jup)
Editor : Ina Herdiyana