SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep mengadakan program mudik gratis melalui jalur laut sejak Senin (25/3). Baik itu dari Pelabuhan Kalianget, Tanjung Perak, Jangkar maupun Tanjung Wangi.
Hingga Sabtu (30/3), tercatat sudah ada 1.836 warga yang menikmati fasilitas mudik gratis.
Khusus tahun ini, direncanakan ada 32 trip yang akan melayani mudik gratis angkutan laut. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 700 juta.
Program mudik gratis tersebut bukan hanya diprakarsai oleh pemkab, pemprov Jatim dan pusat juga menyediakan program mudik gratis yang bisa dimanfaatkan oleh warga Sumenep yang hendak pulang kampung.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pihaknya terus berupaya agar program mudik gratis berjalan optimal.
Salah satu caranya, memastikan tidak ada oknum-oknum yang mengambil keuntungan dalam program tersebut.
”Sudah kita rapatkan bagaimana cara dan solusi agar tidak ada calo dalam program mudik gratis,” katanya.
Bupati yang akrab disapa Fauzi itu menyampaikan, saat ini banyak kapal yang disiapkan untuk melayani masyarakat kepulauan yang akan pulang kampung.
Mereka tidak perlu mengeluarkan uang karena ada program mudik gratis. ”Yang akan mudik itu tidak akan ditarik biaya. Sudah disiapkan kapal untuk melayani mudik gratis,” tegasnya.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI Antoni Arif Priadi minta warga melapor ke pihak berwajib jika ada warga yang menjadi calo dalam program mudik gratis. ”Nanti akan kami tindak lanjuti,” ucapnya. (iqb/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti