SUMENEP, RadarMadura.id – Bazar Takjil Ramadan yang diinisiasi JPRM bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan manfaat sangat nyata.
Buktinya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merasa terbantu dan senang berjualan di Bazar Takjil Ramadan.
Samniyah, pedagang Bazar Takjil Ramadan, menyampaikan, ada beberapa produk olahan yang dijual. Antara lain, onde-onde, tajin ora’, kroket, getas, dan molen.
Setiap hari dagangan perempuan asal Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, itu selalu ludes.
Omzet yang didapatkan tidak pernah kurang dari Rp 1 juta. Di luar bulan suci Ramadan, pendapatannya jarang mencapai Rp 1 juta.
Dia berharap, selama Ramadan, cuaca mendukung dan pengunjung semakin banyak. ”Tahun lalu saya juga ikut Bazar Takjil Ramadan,” imbuhnya.
Panitia Bazar Takjil Ramadan Hendra Apri Purwadi mengatakan, musikus Aris Reborn rencananya kembali manggung di lokasi bazar takjil hari ini (Kamis, 21/3).
Tujuannya, menarik pengunjung agar semakin banyak yang datang ke lokasi bazar takjil.
”Besok (Kamis, Red), insyaallah bakal ada penampilan dari Aris lagi. Ini masih kami komunikasikan,” tandasnya. (di/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia