Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Fakta-Fakta Dibalik Kecelakaan Kapal Tanker dan Perahu Nelayan di Perairan Sumenep

Hasan Bashri • Kamis, 14 Maret 2024 | 03:08 WIB
TERBAWA OMBAK: Kapal Tanker SPOB MT Seroja 3 kandas di perairan Kangean, Kecamatan Arjasa, Senin (11/3). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)
TERBAWA OMBAK: Kapal Tanker SPOB MT Seroja 3 kandas di perairan Kangean, Kecamatan Arjasa, Senin (11/3). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)

RadarMadura.id - Perairan Sumenep belakangan ini menjadi saksi dari kekuatan alam yang mematikan.

Angin kencang dan ombak tinggi telah menghantam daerah ini, mengacaukan pelayaran dan mengakibatkan berbagai kejadian tragis di laut.

Kapal Terdampar dan Pelayaran Terganggu


Salah satu kapal yang menjadi korban dari keadaan cuaca yang ekstrim adalah Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar III.

Penumpang di atas kapal ini mengalami momen menakutkan saat ombak setinggi 4 meter menerjang kapal mereka.

Matrai, seorang penumpang, menceritakan betapa ketakutan mereka saat perjalanan dari Pelabuhan Batuguluk menuju Kalianget memakan waktu hingga 24 jam, jauh dari estimasi waktu normal yang hanya 9 jam.

Kisah serupa dialami oleh KMP Munggiyango Hulalo yang menghabiskan 18 jam perjalanan, yang seharusnya hanya memakan waktu setengahnya.

Para penumpang mengalami momen mencekam di atas kapal, dengan ombak yang tak henti-hentinya menghantam.

Perahu Nelayan Terbalik dan Evakuasi Dramatis


Namun, tidak hanya kapal-kapal penumpang yang menjadi korban. Perahu nelayan juga mengalami nasib tragis.

Lima nelayan dari Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, harus mengalami momen mencekam ketika perahu mereka terbalik di perairan Sapudi.

Beruntung, mereka berhasil diselamatkan oleh sesama nelayan setelah terombang-ambing di laut, menggunakan apa pun yang tersedia untuk bertahan hidup.

 

Tindakan Pencegahan dari Pihak Berwenang

Pihak berwenang seperti Kesyahbandaran Wilayah Kerja Kangean dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur (Jatim) telah mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa.

Surat edaran larangan berlayar telah dikeluarkan, menyadari risiko besar yang dihadapi kapal-kapal dalam kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini.

Langkah ini diambil untuk melindungi keselamatan penumpang dan mencegah kejadian yang lebih tragis.

Peringatan Cuaca Buruk dari BMKG


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget telah memberikan peringatan sejak awal tentang cuaca buruk ini. Informasi tentang potensi gelombang tinggi di perairan sekitar telah disampaikan kepada publik, memberikan kesempatan bagi pihak terkait untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.


Kejadian angin kencang dan ombak tinggi di perairan Sumenep telah menyebabkan gangguan serius bagi pelayaran dan mengancam keselamatan para pelaut.

Langkah-langkah pencegahan dan peringatan dini telah diambil untuk meminimalkan risiko dan melindungi nyawa manusia.

Semoga kejadian seperti ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk selalu waspada terhadap ancaman alam yang tidak terduga. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#ombak #cuaca #perahu terbalik #angin kencang #kapal tanker #buruk