SUMENEP, RadarMadura.id – Kondisi jalan nasional di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, tiba-tiba ramai. Pemicunya, Bus PO Gunung Harta dengan nomor polisi N 7976 UA mengalami laka tunggal, Jumat (8/3).
Tidak sedikit pengendara berhenti untuk menyaksikan laka tersebut.
Kapolsek Bluto AKP Maliyanto menyampaikan, pihaknya sudah meminta keterangan warga yang ada di TKP.
Diceritakan, Bus Gunung Harta melaju dari arah timur. Berangkat dari Terminal Arya Wiraraja dengan tujuan Jakarta.
Saat tiba di jalan nasional, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, bus oleng. Bus yang dikemudikan Supriyadi hilang kendali sehingga menabrak pohon trembesi dan pohon asam di sisi utara jalan.
Delapan orang penumpang yang mengalami luka-luka dilarikan ke Puskesmas Bluto.
”Kami langsung menghubungi pihak Puskesmas Bluto setelah menerima laporan. Sekarang sopir dan korban mendapat perawatan medis,” katanya.
Pantauan di lokasi, bus tersebut melintang di badan jalan. Posisinya berjarak 10 meter dari pohon yang ditabrak.
Kaca bus pecah berserakan di aspal. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50.000.000.
”Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Tapi, seluruh penumpang, termasuk sopir mengalami luka-luka,” tuturnya.
Maliyanto mengingatkan pengendara untuk berhati-hati. Meskipun kondisi jalan tidak basah atau licin karena air hujan.
Dia berharap, pengendara dan angkutan umum mengedepankan keselamatan penumpang.
”Fokus kalau nyetir. Untuk kasus yang satu ini kami belum tahu. Kami belum meminta keterangan sopir,” tandasnya. (di/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta