SUMENEP, RadarMadura.id – Pengoperasian portal elektronik (e-portal) Pasar Anom Baru Sumenep belum optimal. Hal itu berdasar hasil evaluasi harian yang dilakukan diskop UKM perindag.
Saat aliran listrik padam, portal otomatis tidak bisa dioperasikan. Saat pasokan listrik kembali menyala, petugas juga membutuhkan waktu untuk mengoperasikan portal tersebut agar kembali normal.
Kabid Perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idham Halil menyatakan, saat listrik padam, petugas terpaksa menarik retribusi secara manual.
”Kami berencana membeli genset. Saat listrik padam, portal bisa tetap beroperasi,” ucapnya.
Selain itu, Diskop UKM Perindag Sumenep berencana melakukan pemusatan sumber daya listrik. Dengan begitu, setiap titik e-portal terpasang kWh meter.
”Nanti, dari tiga titik portal tersebut, sumber daya listriknya akan dipusatkan ke pintu utama,” katanya.
Menurut dia, jika sumber daya listrik tetap dipisah, membutuhkan anggaran besar. Sebab, genset yang harus dibeli sebanyak tiga unit atau sesuai dengan jumlah pintu masuk.
”Makanya, langkah awal yang akan dilakukan adalah pemusatan sumber listrik ke pintu utama,” jelasnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Zainal Arifin menyatakan, dinas teknis harus bisa mengambil langkah taktis untuk mengoptimalkan pengoperasian e-portal. Terutama, mengenai pengadaan genset.
”Untuk sementara, silakan cari sumber anggaran di luar APBD sehingga rencana tersebut cepat terealisasi,” ujarnya. (bus/yan)
Editor : Ina Herdiyana