SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep akan memberikan pendampingan khusus kepada PT Sumekar Line. Tujuannya, agar badan usaha milik daerah (BUMD) milik pemkab tersebut bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, selama ini keberadaan PT Sumekar Line memang belum memberikan dampak yang signifikan terhadap PAD Sumenep.
Karena itu, keberadaannya akan dievaluasi. Bahkan, pemkab akan memberikan pendampingan secara khusus.
”Dalam pendampingan nanti, kami akan melibatkan akademisi. Sehingga, bisa memberikan pemahaman apa saja yang harus dilakukan untuk bisa menambah PAD. Baik dari pengelolaan manajemen perusahaan dan lainnya,” katanya.
Pejabat yang akrab disapa Dadang itu mengatakan, PT Sumekar Line selama ini bergerak di bidang pelayanan transportasi. "Sehingga nanti tetap fokus dalam penyediaan layanan transportasi bagi masyarakat kepulauan,” ucapnya.
Meski keberadaannya selama ini tidak berkontribusi terhadap PAD, pemkab tetap memberikan dukungan kepada PT Sumekar Line. Tujuannya, agar perusahaan pelat merah tersebut tetap melayani masyarakat yang akan pergi ke kepulauan.
Saat ini pemkab sedang membahas subsidi penyeberangan untuk KMP DBS III milik PT Sumekar Line. ”Kontrak subsidi sedang kami proses. Sebab, itu untuk melayani masyarakat kepulauan,” ujar Dadang.
Dadang menambahkan, pembahasan kontrak subsidi belum selesai karena ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Denga ln demikian, tetap sesuai dengan aturan.
”Tinggal finalisasi saja. Targetnya, bisa direalisasikan pada triwulan pertama ini,” imbuhnya.
Upaya konfirmasi terkait sumbangsih PT Sumekar Line terhadap PAD tidak membuahkan hasil. Sebab, Direktur PT Sumekar Line Imam Mulyadi tidak merespons saat dihubungi melalui nomor telepon selulernya. (iqb/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana