SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar acara peningkatan kapasitas kepemimpinan, Selasa (16/1). Acara tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Bindara Saod, Kecamatan Batuan, Sumenep.
Organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana kegiatan tersebut adalah badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM). Sedangkan narasumber acara adalah Bawinda Lestari.
Plt Kepala BKPSDM Sumenep Arif Firmanto mengatakan, peserta kegiatan tersebut adalah semua unsur pejabat pimpinan di lingkungan pemkab.
Baca Juga: Komitmen Bantu Kesejahteraan Guru Ngaji, Pemkab Sumenep Siapkan Anggaran Rp 2,4 Miliar
Mulai dari sekretaris kabupaten (Sekkab), asisten, kepala OPD, kepala bagian, hingga camat. Juga, istri atau suami dari setiap pimpinan.
Menurutnya, kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan sangat penting untuk dilaksanakan.
Terutama, bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai unsur pimpinan di lingkungan pemkab.
”Acara ini diadakan untuk menindaklanjuti petunjuk dan arahan Bapak Bupati,” ucapnya.
Menurut dia, semua ASN dan unsur pimpinan harus melakukan peningkatan dan pengembangan kompetensi. Upaya itu wajib dilakukan secara konsisten.
Sehingga, kemampuan yang dimiliki dapat menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan organisasi.
”Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para pimpinan. Terutama, untuk meningkatkan leadership yang berkarakter,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan memiliki tujuan besar.
Salah satunya, untuk memberikan bekal kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan bagi pejabat pimpinan pemerintah.
”Sehingga, setelah mengikuti acara ini, dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan tiap ASN,” ujarnya.
Selain itu, melalui kegiatan tersebut, diharapkan mampu meningkatkan soft skill leadership pejabat pimpinan pemerintah. Sehingga, semakin profesional dan berkarakter.
Acara tersebut juga diharapkan bisa membangun dan meneguhkan komitmen bersama dalam meningkatkan solidaritas dan loyalitas terhadap pimpinan.
Menurut Bupati Fauzi, peserta kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan, sengaja diundang untuk hadir bersama suami atau istri masing-masing.
Sebab, kata dia, pasangan atau keluarga memiliki peran besar untuk mendorong semangat kepemimpinan seseorang.
Dijelaskan, keberadaan istri atau suami memiliki kekuatan penting sebagai fondasi karakter setiap insan. Sehingga, dorongan dari pasangan atau keluarga sangat menentukan semangat leadership seseorang.
”Saya berharap, setiap istri atau suami bisa memberikan dukungan yang baik dan maksimal. Sehingga, pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawab tiap pimpinan bisa diselesaikan dengan optimal,” pungkasnya. (bus/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta