Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PLN Sempat Padamkan Listrik untuk Normalisasi Dampak Amukan Angin Puyuh di Sumenep

Ina Herdiyana • Jumat, 12 Januari 2024 | 13:30 WIB
TEKNISI PROFESIONAL: Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik di Jalan Trunojoyo, Desa Patean, Kecamatan Batuan, yang bermasalah akibat terkena angin puting beliung, Rabu (10/1). (MOH. BUSRI/JPRM)
TEKNISI PROFESIONAL: Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik di Jalan Trunojoyo, Desa Patean, Kecamatan Batuan, yang bermasalah akibat terkena angin puting beliung, Rabu (10/1). (MOH. BUSRI/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – PLN sempat melakukan pemadaman listrik di Jalan Trunojoyo, Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Hal tersebut bertujuan mengoptimalkan normalisasi jaringan listrik yang bermasalah akibat terdampak amukan angin puyuh.

Manajer PT PLN (Persero) ULP Sumenep Randa Ramana menyatakan, manufer arus listrik harus dipindah dari jaringan alternatif ke jaringan utama.

Yaitu, pasca perbaikan jaringan yang bermasalah tuntas. ”Dalam pemindahan manufer tersebut, harus dilakukan pemadaman. Tetapi, tidak sampai berlangsung lama,” ungkapnya.

Pemindahan manufer tersebut tuntas secara penuh Rabu (10/1) pukul 23.00. Setelah itu, semua arus jaringan listrik sudah dipastikan normal kembali dengan optimal. ”Normalisasi sudah tuntas penuh hari ini (kemarin, Red),” klaimnya.

Namun, di samping itu, PLN masih melakukan sterilisasi sampah bekas pengerjaan perbaikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Hal tersebut bertujuan memastikan tidak ada potensi yang dapat membahayakan pengguna jalan. ”Supaya lajur jalan yang ditutup dapat digunakan kembali,” ujarnya.

Randa menyampaikan, proses sterilisasi dilakukan kemarin (11/1) siang. Meskipun, normalisasi jaringan listrik sudah tuntas Rabu (10/1) malam.

Sebab, kondisi cahaya di lokasi cukup gelap saat malam. ”Khawatir membahayakan petugas, makanya sterilisasi dilakukan saat siang,” katanya.

Randa tidak bisa memperkirakan kerugian biaya yang dialami. Sebab, harus dilakukan penghitungan secara terperinci. Sedangkan penghitungan tersebut baru bisa dilakukan pasca semua pengerjaan tuntas total.

Kebetulan, material yang dibutuhkan sudah tersedia. Misalnya, sembilan tiang baru yang digunakan untuk mengganti tiang patah akibat angin puting beliung. ”Jadi, petugas tinggal melakukan pemasangan di lokasi,” tuturnya.

Selain melakukan sterilisasi sampah bekas proses perbaikan jaringan listrik, PLN mengevakuasi patahan tiang beton jaring listrik.

Termasuk, sterilisasi kabel listrik yang melintang di tengah jalan. ”Kabel yang melintas di tengah jalan harus dibersihkan khawatir membahayakan pengguna jalan,” pungkasnya. (bus/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

 

Editor : Ina Herdiyana
#Patean #sumenep adalah #Batuan #Angin Puyuh #jalan trunojoyo #TKP #tiang listrik #perbaikan #pln #Peristiwa