SUMENEP, RadarMadura.id – Tahun depan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep menargetkan pameran museum lebih spektakuler.
Salah satu caranya akan melibatkan sejumlah museum dari berbagai kota besar di Jawa Timur.
Kepala Disbudporapar Sumenep Mohamad Iksan menyatakan, Agustus lalu pihaknya sudah menyelenggarakan pameran museum.
Akan tetapi, pada acara tersebut hanya melibatkan Museum Mandilaras Pamekasan dan Museum Cakraningrat Bangkalan. Museum tersebut membuka stan khusus di area Museum Keraton Sumenep.
”Kami mengundang museum yang ada di Madura. Mereka menampilkan berbagai koleksi keris dan benda pusaka bersejarah lainnya,” kata Iksan pada JPRM.
Menurut Iksan, tahun depan pihaknya menargetkan pameran museum yang masuk dalam kalender event tersebut lebih meriah lagi.
Tentu dengan melibatkan banyak museum dari kabupaten/kota lainnya di Jatim.
”Tahun depan akan tetap kita selenggarakan di tempat yang sama dan mungkin mengundang museum dari luar kota. Seperti Malang, Surabaya, dan beberapa kota besar yang ada di Jatim,” sebut Iksan.
Mantan kepala Dinsos Sumenep itu menjelaskan, event pameran museum ini memiliki makna yang cukup penting.
Yakni, untuk mengingat kembali sejarah masing-masing daerah. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi Pemkab Sumenep terhadap peninggalan leluhur.
”Kegiatan seperti ini untuk mengenalkan setiap museum yang ada di berbagai daerah, termasuk Sumenep,” ucapnya.
Iksan menyampaikan, kegiatan pameran museum ini dikemas dengan pameran keris, akik, bonsai, dan ukiran.
Hal tersebut untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Kota Keris. Selain itu, sebagai ajang silaturahmi sesama pencinta barang pusaka dan bonsai.
”Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan kalender event dan HUT Ke-78 RI,” tandasnya. (iqb/daf)
Baca artikel dan berita menaik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia