SUMENEP, RadarMadura.id – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sumenep masa bakti 2023–2028 resmi dilantik Kamis (21/12). Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua PMI Jatim Imam Utomo di Pendopo Agung Keraton Sumenep.
Berdasar surat keputusan (SK) yang diterima koran ini, Ketua Dewan Kehormatan PMI Sumenep masa bakti 2023–2028 adalah dr Arya Rasi. Sedangkan yang dipercaya sebagai anggota adalah dr Rahmi Utami, dr Andre Dwi Wahyuni, dr Suhartinah, dan Kiki Emeralda.
Ketua PMI Sumenep dipercayakan kepada Edy Rasiyadi dan Wakil Ketua adalah Noer Moehammad. Selanjutnya dr Erliyati menjabat sekretaris dan Nurul Samsi sebagai bendahara. Selanjutnya Kabid Organisasi dijabat Agus Mulyono dan Kabid Penanggulangan Bencana, Anggota dan Relawan, Pendidikan dan Latihan adalah Wahyu Kurniawan Pribadi.
Kabid Informasi dan Komunikasi dipercayakan kepada Raden Rahmad Yasik. Sedangkan Hairil Fajar dipercaya sebagai Kabid Pengembangan Sumber Daya, Kerja Sama dan Kemitraan. Nantinya, Hairil Fajar akan dibantu oleh Hizbul Wathan dan Amirul Horry.
Ketua PMI Jatim Imam Utomo mengatakan, Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sumenep yang baru saja dilantik harus menjalankan amanah dengan baik. Sesuai dengan tujuh prinsip PMI sebagai dasar acuan. ”Saya harap, dewan kehormatan dan pengurus yang baru saja dilantik dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, PMI harus bisa bersinergi dengan pemerintah. Terutama dalam hal menangani masalah kemanusiaan. Bisa melalui kerja sama serta koordinasi dengan OPD di lingkungan Pemkab Sumenep. ”Mengatasi masalah kemanusiaan adalah tugas kita bersama. Karena itu, PMI harus berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.
Ketua PMI Sumenep Edy Rasiyadi berkomitmen untuk mengoptimalkan kinerja institusi yang dipimpinnya. Utamanya, berkaitan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dia mencanangkan, unit donor darah (UDD) di Kota Keris bisa terakreditasi. ”Kami juga komitmen untuk memaksimalkan relawan pendonor darah pemula. Tujuannya, agar stok darah di Sumenep aman,” pungkasnya. (bus/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti