SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memiliki cara tersendiri dalam mengenalkan daerah yang dipimpin.
Salah satunya dengan menunjukkan kinerja terbaik hingga mendapatkan prestasi sebanyak mungkin.
Bahkan, prestasi yang didapatkan Pemkab Sumenep hampir setiap bulan. Mulai tingkat provinsi hingga nasional.
Mulai dari bidang kesehatan, pertanahan, keuangan, pengelolaan manajemen aparatur sipil negara (ASN), pembinaan koperasi, penggunaan kendaraan listrik, dan sebagainya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, berbagai penghargaan memang sudah didapatkan Pemkab Sumenep di era kepemimpinannya.
Namun, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan utama. Semua itu sebagai bentuk apresiasi dan pembuktian semata jika program yang dijalankan memiliki dampak positif. Baik untuk pemkab maupun masyarakat.
”Target kami bukan sekadar penghargaan, tapi bagaimana memajukan Sumenep dan menyejahterakan masyarakat,” katanya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga menyatakan, penghargaan yang diterima itu akan dijadikan pemicu semangat untuk terus berinovasi membangun Sumenep lebih baik lagi. Terutama dalam hal peningkatan pelayanan publik.
Untuk mewujudkan keinginannya itu dibutuhkan dorongan dari pimpinan perangkat daerah dan seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Termasuk dari lintas sektor lainnya. ”Penghargaan ini akan dijadikan pemantik untuk kita terus semangat bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Fauzi.
Fauzi menambahkan, dari penghargaan yang diterima dalam bidang pemerintahan, diharapkan bisa memicu semangat dan kekompakan para ASN dalam bekerja.
Kemudian, dalam bidang kesehatan, harus mendorong peningkatan pemberian jaminan kesehatan kepada masyarakat.
Begitu pula dalam bidang percepatan sertifikat tanah juga harus dimaksimalkan untuk kejelasan kepemilikan aset Sumenep.
”Tentu kami juga akan terus mengembangkan peran koperasi untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Selain itu, pihaknya akan terus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Termasuk melakukan terobosan di bidang digital.
”Dan, mendorong masyarakat agar menggunakan kendaraan listrik karena lebih ramah lingkungan dan biaya operasional lebih murah,” imbuh Fauzi. (iqb/luq)
Editor : Abdul Basri