Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DPRD Sumenep Ancam Panggil Rekanan, Proyek Peningkatan Jalan Bilis-Bilis Belum Dikerjakan

Fatmasari Margaretta • Selasa, 31 Oktober 2023 | 17:09 WIB

BUTUH PERBAIKAN: Pengendara melintas di Jalan Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep, yang mengalami kerusakan parah Senin (30/10).
BUTUH PERBAIKAN: Pengendara melintas di Jalan Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep, yang mengalami kerusakan parah Senin (30/10).

SUMENEP, RadarMadura.id – CV Buana Ema Raya terkesan lalai saat diberi kepercayaan untuk merealisasikan program. Indikasinya, proyek peningkatan Jalan Bilis-Bilis–Angong-Angon, Kecamatan Arjasa, hingga kemarin belum digarap.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), penandatanganan kontrak sudah cukup lama. Yakni, 511 September.

Ironisnya, hingga Senin (30/10), rekanan pelaksana proyek tidak kunjung bekerja. Material proyek juga belum tiba di lokasi. Padahal, proyek tersebut ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun.

Salah seorang warga Desa Bilis-bilis yang tidak mau namanya dikorankan menuturkan, material proyek pembangunan jalan belum sampai di lokasi.

Saya menerima informasi jalan desa akan diperbaiki. Saya mendengar langsung dari aparat desa. Warga di sini sudah banyak yang tahu,” ucapnya.

Menurut dia, kerusakan Jalan Bilis-Bilis sudah berlangsung lama dan cukup parah. Diperkirakan sekitar 20 tahun. Sejak pertama diaspal, jalan itu tidak pernah diperbaiki.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses lalu lintas utama. ”Statusnya jalan kabupaten. Karena itu, tidak bisa diperbaiki melalui dana desa (DD). Harus bersumber dari APBD,” katanya.

Dia menjelaskan, warga senang setelah menerima informasi jalan yang rusak parah akan diperbaiki. ”Tetapi, proyek tersebut belum juga dikerjakan,” ujarnya.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mendesak proyek tersebut segera dikerjakan. Sebab, sebentar lagi sudah memasuki masa pelaksanaan proyek APBD perubahan. Sedangkan proyek peningkatan Jalan Bilis-Bilis dianggarkan melalui APBD murni.

”Saya minta cepat dikerjakan. Jangan mengulur waktu karena sudah hampir akhir tahun,” paparnya.

Dia menegaskan, rekanan pelaksana proyek harus berkomitmen merealisasikan pekerjaan. Jika memang tidak sanggup, Ramzi meminta pemerintah putus kontrak CV Buana Ema Raya. ”Silakan putus saja jika tidak sanggup,” pintanya.

Ramzi memberi waktu sepekan kepada rekanan pelaksana untuk memulai pengerjaan. Jika tetap tidak ada progres, dia bakal memanggil CV Buana Ema Raya. ”Komisi III akan mengambil langkah tegas,” janjinya.

Sementara itu, Direktur CV Buana Ema Raya Faiz Jaqsan mengakui proyek peningkatan Jalan Bilis-Bilis belum dikerjakan. Saat ini dia beralasan masih memesan aspal. Dia Belum tahu kapan aspal datang.

Pengerjaan (perbaikan jalan) hanya sekitar 300 meter. Jadi, tidak (butuh waktu) lama. Kalau material sudah siap, paling lambat hanya butuh waktu seminggu, katanya.

Dia menargetkan, proyek peningkatan Jalan Bilis-Bilis dikerjakan awal Desember. Pengerjaan aspal jalan tersebut diklaim tidak rumit karena tidak memerlukan batu besar. Jadi, tinggal melakukan pengaspalan di lapisan atas.

Batas akhir pelaksanaan proyek masih Desember. Saya pastikan selesai sesuai dengan kontrak, pungkasnya. (bus/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#dd #apbd murni #sumenep #program #proyek #CV #rekanan #radar madura #Pembangunan #pengaspalan #kontrak