Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puteri Anak Indonesia Budaya Karina Aliya Ikut Ramaikan Event Musik Tongtong Se-Madura

Hendriyanto • Minggu, 15 Oktober 2023 | 21:42 WIB

MEMUKAU: Duta Putri Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi (dua dari kiri) mendampingi Wabup Sumenep Dewi Khalifah saat membuka festival musik tongtong di Taman Bunga Potre Koneng, Sumenep.
MEMUKAU: Duta Putri Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi (dua dari kiri) mendampingi Wabup Sumenep Dewi Khalifah saat membuka festival musik tongtong di Taman Bunga Potre Koneng, Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id  -  Juara Putri Anak Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi datang ke Sumenep pada Sabtu (14/10) malam. Kehadiran perempuan asal Surabaya tersebut untuk ikut meramaikan festival musik tongtong se-Madura yang digelar di Kota Keris.

Perempuan yang masih berusia 13 tahun itu diketahui juga menjadi Duta Anti Narkoba dari Bea Cukai Indonesia. Kedatangannya ke kabupaten paling ujung Pulau Madura itu untuk memenuhi undangan resmi dari panitia event.

Putri Anak Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi mengaku, selama ini memang memiliki keinginan untuk melihat festival musik tongtong di Sumenep. Makanya, menyempatkan diri untuk menghadiri undangan tersebut. 

Baca Juga: Sumenep Jadi Lautan Manusia dalam Festival Musik Tongtong Se-Madura

”Saya ingin menyaksikan bagaimana masyarakat Madura khususnya Sumenep dalam melestarikan kebudayaan daerah,” katanya.

Sebagai duta Putri Anak Indonesia Budaya, dirinya merasa memiliki tanggungjawab untuk ikut melestarikan budaya di berbagai daerah, khususnya Sumenep. Dirinya melihat, perayaan festival tongtong di Kota Keris benar-benar spektakuler dan berkelas nasional. Bahkan, antusias masyarakat setempat untuk menyaksikan kegiatan tersebut cukup tinggi.

Buktinya, ratusan ribu orang datang memadati kota Sumenep. ”Karina sangat mengapresiasi bupati dan wakil. Serta para pejabat setempat dan panitia. Termasuk para peserta dari Madura yang sudah menampilkan pagelaran semenarik ini,” ucap Karina Aliya Afandi.

LESTARIKAN BUDAYA: Duta Putri Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi mendampingi Wabup Sumenep Dewi Khalifah pada Sabtu (14/10) malam. (MUHAMAD ERWIN MAUKIDIN M/JPRM)
LESTARIKAN BUDAYA: Duta Putri Indonesia Budaya 2022 Karina Aliya Afandi mendampingi Wabup Sumenep Dewi Khalifah pada Sabtu (14/10) malam. (MUHAMAD ERWIN MAUKIDIN M/JPRM)

Selain menyaksikan festival musik tongtong, perempuan yang akrab disapa Karina itu juga mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Sumenep. Sekaligus belajar dan mengenal budaya yang ada di Kota Keris.

”Saya juga mengunjungi museum kesultanan Sumenep, untuk mempelajari kebudayaan yang sudah ada sejak ratusan tahun. Sekaligus merasakan kuliner khas Sumenep,” tukasnya.

Karina juga melihat fasilitas yang ada di Kabupaten Sumenep juga lengkap. Mulai dari hotelnya yang bagus, lalulintasnya yang tertib dan infrastruktur jalannya juga bersih dan bagus. Kondisi seperti ini patut diapresiasi untuk Sumenep yang merupakan kawasan kota kecil. Sehingga masyarakat yang hadir ke Sumenep akan merasa terpukau.

Baca Juga: Sejarah Tongtong, Musik Tradisional yang Mencerminkan Karakteristik Masyarakat Madura

”Saya lihat penduduk di Sumenep juga ramah-ramah. Yang paling menarik lagi, Keraton Sumenep terutama bangunan kuno yang sangat indah dan masih sangat bagus pelestariannya,” pungkasnya.

Pelajar di Elyon School Surabaya itu berharap kedepan agar terus dilibatkan dalam berbagai pagelaran event di Sumenep. Sekaligus mempromosikan dan meyaksikan acara-acara kebudayaan lainnya.

”Saya berharap masyarakat Madura tetap melestarikan budaya Indonesia dalam berbagai hal,” imbuh Karina. (iqb/dry)

Editor : Hendriyanto
#tongtong #putri indonesia #sumenep #putri indonesia 1977 #musik tradisional #musik daul #madura