SUMENEP, RadarMadura.id – Prosesi serah terima jabatan pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN I (Smansa) Sumenep berlangsung khidmat. Sirajum Munir, yang saat ini menjabat Kepala SMAN Ambunten bertugas sebagai Plt di sekolah rujukan di Madura itu.
Pria berkacamata tersebut menggantikan tugas rekannya Achmad Sulaiman, yang saat ini memasuki purna tugas di sekolah terbaik Kota Keris tersebut.
Acara serah terima jabatan Plt Kasek itu sekaligus dibarengkan dengan penyerahan tugas Ketua Dharma Wanita Persatuan Smansa dari Ny. Nursaadah Ach. Sulaiman kepada Ny. Khairunnisa Sirajum Munir.
Momen sertijab ini cukup meriah karena dihadiri hampir seluruh Kepala SMA Negeri di Sumenep. Selain itu dari pengawas pendidikan Sumenep, Kacabdin Pendidikan Jatim Wilayah Sumenep, Drs. Budi Sulistiyo, S.Pd., M.Si dan Kasubag Tata Usaha Cabdin Sumenep, H. Imamullah.
Mantan Kepala Smansa Achmad Sulaiman, menyampaikan pidato cukup mengharukan. Pria bersahaja itu meminta maaf atas segala bentuk hilaf selama memimpin Smansa.
"Semasa saya masuk di SMAN I Sumenep, terhitung dari Januari sampai September 2023 belum berbuat banyak dalam memajukan sekolah. Namun dukungan dan partisipasi dari stakeholder pada sekolah membuat saya lebih bersemangat," tuturnya.
Meski hanya 9 bulan bertugas, dirinya mengaku sangat sedih dan berat hati meninggalkan lembaga pendidikan yang sudah memberikan ruh dan nilai positif selama dirinya mengabdi. "Selama bertugas banyak sekali nilai-nilai positif yang didapat. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan," pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN I Sumenep, Drs. Sirajum Munir, mengaku akan menjalankan tugasnya sebagaimana tugas yang dimandatkan. Menurutnya, hal terbaik yang perlu dilakukan adalah disiplin waktu dan aktif menjalankan tugas.
Kemudian, dia menganggap peran yang diberikan sebagai amanah perjuangan dalam pendidikan hingga penetapan kepala sekolah definitif ditentukan.
"Selama belum ada kepala sekolah definitif, saya memiliki peran aktif dalam menjalankan pendidikan di Smansa. Baik secara administrasi dan melakukan koordinasi bersama stakeholder di lingkungan sekolah," ujarnya.
Untuk itu kata dia, dukungan dan partisipasi semua pihak dilingkungan Smansa dan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan."Apalagi guru yang memiliki peranan pada proses belajar mengajar di sekolah," ulasnya.
Ke depan, pihaknya akan lebih berinovasi lagi dalam mengembangkan pendidikan Sumenep agar bernilai mutu. Diakui, tantangan menjabat sebagai Plt kepada di SMAN I Sumenep memang berat. Sebab, sekolah tersebut dikenal sebagai sekolah favorit dan sekolah rujukan. (via/dry/par)
Editor : Hendriyanto