Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Progres Baru 30 Persen, Dewan Ingatkan Proyek SMPN 4 Sumenep Segera Dituntaskan

Abdul Basri • Senin, 18 September 2023 | 02:14 WIB

 

BELUM RAMPUNG: Sejumlah pekerja berada di area proyek pembangunan laboratorium SMPN 4 Sumenep, Sumenep, Kamis (14/9). (MOH IQBAL/JPRM)
BELUM RAMPUNG: Sejumlah pekerja berada di area proyek pembangunan laboratorium SMPN 4 Sumenep, Sumenep, Kamis (14/9). (MOH IQBAL/JPRM)

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Proyek pembangunan dan renovasi SMPN 4 Sumenep terbilang lamban. Sebab, sampai sekarang, progres proyek dengan nilai kontrak Rp 1.023.091.422 baru 30 persen.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’eoddin mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan itu harus dituntaskan.

Sebab, waktu semakin mepet. Selain itu, menjelang akhir tahun, biasanya masuk musim hujan.

Kondisi tersebut akan mengganggu proses pengerjaan. Dengan demikian, rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan dan renovasi di SMPN 4 Sumenep itu harus segera menuntaskan pekerjaannya.

”Sebentar lagi akan memasuki musim hujan, harus segera diselesaikan. Jika dikerjakan pada musim hujan, selain menghambat waktu, juga akan berdampak pada kualitas,” katanya Sabtu (16/9).

Sami’eoddin mewanti-wanti CV Gunung Kembang yang mengerjakan proyek tersebut menggarap proyek dengan benar.

Dalam waktu dekat, dewan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung pekerjaan tersebut.

Proyek senilai Rp 1 miliar lebih itu meliputi pembangunan laboratorium komputer. Kemudian, rehabilitasi toilet dan ruang perpustakaan.

Saat ini baru masuk tahap pengerjaan laboratorium. Itu pun baru pemasangan turap atau dinding.

Aminudin, kepala tukang dalam pengerjaan proyek tersebut mengatakan, yang dikerjakan lebih awal adalah pembangunan. Sementara untuk rehab akan dilaksanakan di tahap selanjutnya.

Pembangunan itu dimulai sejak Agustus. Hingga sekarang ini sudah terhitung lima pekan. Banyak kendala yang dihadapi selama proses pengerjaan proyek.

Salah satunya, kondisi tanah berbatu sehingga menghambat proses penggalian fondasi.

”Kita mulai dengan pembersihan lahan dan penggalian fondasi. Untuk penggalian dan pembersihan itu menghabiskan waktu satu minggu,” terangnya.

Kendala lain yang dihadapi adalah pengiriman material ke lokasi pengerjaan cukup jauh. Mobil pengirim material tidak langsung bisa masuk ke lokasi.

”Kondisi itu juga menjadi kendala,” ujar pria asal Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, itu.

Aminudin menyampaikan, pada saat pemasangan fondasi yang menggunakan bata ringan, hampir roboh lantaran diterjang angin.

Insiden itu juga menghambat pengerjaan di lapangan. ”Tapi, apa pun kendalanya, kami perkirakan satu bulan setengah lagi akan selesai,” terangnya.

Kepala SMPN 4 Sumenep Endang Agus Sulasmi menginginkan agar proyek tersebut disesuaikan dengan perencanaan.

Dia berharap pekerjaan itu segera selesai agar segera bisa dimanfaatkan. ”Kami berharap sesuai dengan perencanaan,” katanya singkat.

 Terpisah, Iqbal selaku konsultan pengawas proyek tersebut menyebutkan, pemenuhan material memang sempat menjadi kendala.

Namun, rekanan bisa mengatasi dengan baik. ”Bahan material dikirim menggunakan jalur alternatif,” ucapnya.

Iqbal menambahkan, proyek di SMPN 4 Sumenep tersebut memang ada dua kegiatan. Yakni, pembangunan dan rehab.

Dia berpesan kepada rekanan agar menuntaskan pembangunan sesuai jadwal yang tercantum dalam kontrak. ”Kontrak pengerjaannya masih sekitar 3 bulan lagi,” tandasnya. (iqb/pen)

Editor : Abdul Basri
#dprd sumenep #Proyek SMPN 4 Sumenep #dewan