Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kapal Tongkang Kandas di Masalembu, Sumenep

Berta Shang • Senin, 7 Agustus 2023 | 17:32 WIB
BERBAHAYA: Kapal ponton BG Labanan 6 mengalami kecelakaan laut di perairan Masalembu Minggu (6/8). (POLSEK MASALEMBU UNTUK JPRM)
BERBAHAYA: Kapal ponton BG Labanan 6 mengalami kecelakaan laut di perairan Masalembu Minggu (6/8). (POLSEK MASALEMBU UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Perairan Masalembu saat ini sedang dilanda cuaca ekstrem. Kondisi tersebut mengakibatkan kapal ponton pengangkut kayu sejak Jumat (4/8) kandas.

Kapal ponton atau tongkang tersebut diketahui bernama BG Labanan 6 dengan GT 1.437. Barang yang dimuat tersebut kayu long 3.565,27 M3. Saat itu kapal tersebut berangkat dari Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menuju Pelabuhan Gresik, Jawa Timur.

Kapal pengangkut kayu tersebut diketahui ditarik oleh kapal tugboat Atlantic Star 11. Kapal dengan Gt 87 itu dinakhodai oleh 10 anak buah kapal (ABK), termasuk kapten. Namun, pada Jumat (4/8) sekitar pukul 11.00 dilanda cuaca ekstrem di perairan Masalembu.

Kapal terpontang-panting dihantam ombak sampai menghantam karang. Akibatnya, kapal ponton tersebut tersangkut dan miring ke kiri. Posisi kandasnya itu masih terpantau dengan kondisi yang sama hingga Minggu (6/8) pukul 16.37. Lokasinya berada di titik koordinat 05°32’313” S/114°22’658” E.

Kapolsek Masalembu IPTU Budi Santoso mengatakan, informasi tersebut didapatkan dari seorang nelayan Masalembu pada Jumat (4/8). Bahwa terlihat ada kapal ponton yang ditarik oleh kapal Tugboat dan mengalami kemiringan di sebelah Barat Laut Pulau Masalembu.

Berdasar informasi tersebut, langsung dikoordinasikan dengan KPLP UPP Kelas III Masalembu. ”Lokasinya berjarak 2 mil dari bibir pantai Dusun Baru, Desa Masalima, Masalembu,” katanya.           

Kapolsek yang akrab disapa Budi itu juga menyatakan, setelah mendengar informasi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Namun, saat itu tidak langsung menuju lokasi karena angin kencang dan gelombang air laut cukup tinggi.

”Jadi, kita baru keesokan harinya (Sabtu, [5/8]) baru bisa mendatangi kapal tugboat dengan kapal ponton tersebut,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, penyebab kemiringan kapal ponton tersebut karena kapal tugboat tidak kuat menarik lantaran cuaca ekstrem. Akibatnya, kapal tersebut menghantam karang dan tersangkut.

”Meski menghantam karang, tidak sampai mengalami kebocoran. Hanya tersangkut, makanya miring,” tukas Budi.

Budi menambahkan, evakuasi masih menunggu cuaca normal. Pihaknya mengaku sudah menghubungi perusahaan pemilik dan ABK kapal tugboat Atlantic Star 11.

”Kalau cuaca baik akan dilakukan upaya untuk menarik kembali kapal ponton itu. Kalau tidak bisa akan menunggu bantuan dari perusahaan tugboat untuk segera dievakuasi agar tidak merusak lingkungan maritim,” imbuhnya. (iqb/rus)

Editor : Berta SL Danafia
#kapal #sumenep #kandas #tongkang #masalembu #kayu #Ekstrem #ponton