SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Tahun ini Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep mendapat suntikan anggaran dari dana alokasi khusus (DAK). Anggaran tersebut, salah satunya, dialokasikan untuk pengadaan perahu fiber bagi nelayan.
Saat ini program tersebut sedang ditender. Pagu anggaran yang disediakan Rp 476.008.000. Sementara perahu yang akan dibeli enam unit.
Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Joni Harianto menyatakan, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada kelompok nelayan di Kecamatan Sapeken dan Arjasa. ”Jenis bantuan dan lokpri (lokasi prioritas) penerima ditentukan oleh pemerintah pusat,” ucapnya.
Menurut dia, ada enam kelompok nelayan yang mendapat bantuan tersebut. Setiap kelompok akan mendapatkan satu perahu fiber. ”Sistem penawaran dalam tender pengadaan perahu fiber adalah tender cepat. Sebab, waktu yang tersedia untuk merealisasikan program itu sangat terbatas. Pertengahan Juli harus sudah kontrak,” paparnya.
Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Muda Setkab Sumenep Idham Halil menyatakan, mekanisme penawaran tender cepat lebih praktis. Sebab, tidak ada dokumen persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta. Pendaftarannya juga bisa langsung melalui sistem informasi kinerja penyedia (Sikap).
”Karena itu, yang bisa mendaftar hanya peserta yang sudah tercatat di Sikap. Nantinya, pendaftar langsung melakukan penawaran. Tidak perlu tahapan lain,” katanya.
Berbeda dengan tender manual, sambung Idham Halil, semua peserta dibebaskan mendaftar, baik bagi pemula maupun yang sudah biasa mengikuti tender program. Karena itu, tender manual memakan waktu yang lebih lama. ”Kalau tender cepat, minimal harus ada dua peserta. Kalau tidak terpenuhi, harus ditender ulang,” paparnya.
Dia menjelaskan, jumlah peserta yang sudah mendaftar program pengadaan perahu fiber nelayan hingga kemarin (24/6) tercatat enam orang. Namun, nama-nama dan tawaran setiap peserta belum bisa dibuka. ”Sebab, batas akhir pendaftaran sampai 26 Juni,” pungkasnya. (bus/yan)
Editor : Abdul Basri