SUMENEP, RadarMadura.id – Sejak Senin (19/6) malam, festival projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) SMAN 1 Sumenep resmi dibuka. Event bertajuk Rajafesta dengan tema Mengukir Kisah di Bawah Langit Berseri itu akan berlangsung selama empat hari, yakni Senin (19/6) sampai Kamis (22/6). Tujuannya, mengasah dan menampung kreativitas siswa.
Festival tersebut dibuka oleh Kepala SMAN 1 Sumenep Ach. Sulaiman. Dewan guru dan jajaran lainnya juga hadir. Termasuk, siswa kelas X hingga kelas XII.
Untuk memeriahkan event tersebut, pihak sekolah menyediakan banyak stan yang menampilkan kreativitas peserta didik.
Kepala SMAN 1 Sumenep Ach. Sulaiman menyatakan, event itu dilaksanakan dalam rangka menampung kreativitas siswa di setiap kelas. ”Ini untuk mengasah kreativitas anak-anak agar berkarya. Ini sebagai program P5,” katanya.
Menurut Sulaiman, festival ini akan berlangsung hingga Kamis (22/6). Peserta didik bisa melihat sekaligus memamerkan hasil karya mereka selama satu semester.
Selain hasil karya, kata Sulaiman, juga ada yang memamerkan kesenian musik dan film. ”Intinya, karya yang sudah dibuat itu dimunculkan dalam acara ini,” terangnya.
Dia berpesan, peserta didik harus terus belajar dan mengasah kemampuannya selama di sekolah. Agar pada saat keluar nanti, ilmu yang didapat bisa diaplikasikan dan bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. ”Jadi, apa yang didapatkan di sekolah harus terus dikembangkan,” katanya.
Dia menyampaikan banyak terima kasih kepada para guru dan jajaran lainnya yang sudah menyukseskan penyelenggaraan festival P5. Terima kasih juga kepada peserta didik yang ikut menyiapkan dan mengonsep acara tersebut.
”Saya ucapkan banyak terima kasih kepada anak-anakku yang sudah menyiapkan dan berpartisipasi dalam acara ini,” ucapnya. (iqb/daf)
Editor : Dafir.