Kedatangan Sandiaga disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi beserta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Termasuk kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Sandiaga mengaku kagum pada potensi dan kekayaan lokal Sumenep, terutama wisata. Mulai dari Partai Lombang, Partai Slopeng, Pulau Gili Labak, Pulau Gili Iyang, hingga wisata religi. ”Sumenep sangat kaya. Saya kagum dengan potensi-potensi yang ada di sini,” tuturnya.
Karena itu, dia sangat membanggakan Sumenep. Bahkan, potensi menjadi wisata unggulan di Indonesia sangat terbuka. Hal itu tidak lepas dari keunikan yang mewarnai Kota Keris. Yakni, wisata kesehatan di Gili Iyang yang terkenal dengan kadar oksigennya.
”Kami di Kemenparekraf sangat bangga karena Sumenep memiliki wisata kesehatan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Apalagi, salah satunya juga mampu menembus 50 besar ADWI tahun 2022 ini,” katanya.
Dia menyarankan Pemkab Sumenep turut memprioritaskan pengembangan-pengembangan wisata. Dengan begitu, dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam sektor ekonomi.
Apalagi, saat ini Sumenep resmi menjadi bagian dari 74 kota/kabupaten ekonomi kreatif dengan subsektor unggulan kriya. Hal itu perlu didukung serius oleh pemerintah. Sumenep sudah melewati penilaian uji petik mandiri kabupaten/kota kreatif.
”Semoga ini menjadi jembatan bagi Sumenep untuk lebih maju,” pungkas politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu. (di/luq) Editor : Abdul Basri