SUMENEP – Paslon bupati dan wakil bupati Sumenep nomor urut 2 berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan publik jika ditakdir terpilih pada 9 Desember mendatang. Utamanya, pelayanan publik di sektor perijinan. Sebab, pelayanan perijinan di Sumenep dinilai masih sangat rumit. Hal itu disampaikan Fattah Jasin dalam debat ke 2.
Fattah Jasin mengatakan, dirinya akan memaksimalkan layanan perijinan terpadu dan satu pintu. Sehingga, jika dirinya diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Sumenep bersama Mas Kiai Ali Fikri, komitmen akan memperbaiki layanan perijinan.
”Kami akan rubah polanya. Jadi, tidak ada lagi berkas yang masuk ke OPD selain di OPD perijinan itu. Sehingga warga yang mengurus ijin tidak perlu wira-wiri,” katanya.
Dia menjelaskan, rencana tersebut selaras dengan visi dan misi Sumenep Barokah lima tahun ke depan. Dia juga akan mengaplikasikan undang-undang keterbukaan publik. ”Sehingga, seluruh data dan program yang dibutuhkan publik bisa diakses dan diberikan oleh pemerintah,” paparnya.
Fattah Jasin juga minta masyarakat Kabupaten Sumenep bisa melakukan pengawasan terhadap keberlangsungan program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah. ”Saya dan Mas Kiai ingin mengabdi dan melayani masyarakat Sumenep. Keinginan kami sama dengan masyarakat Sumenep yakni perubahan menuju yang lebih baik. Sehingga, sumenep jadi kabupaten yang barokah,” pungkasnya. (rus/par)
Editor : Administrator