SUMENEP – Air laut pasang membuat tanggul bozem milik PT Garam (Persero) jebol. Peristiwa tersebut terjadi di lahan pegaraman IV Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Sabtu siang (9/5). Akibatnya, jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Gapura dengan Kecamatan Kalianget nyaris putus.
Tanggul yang jebol berada di utara gudang penyimpanan garam milik PT Garam (Persero). Tepat di pintu air yang memisahkan bozem dengan laut. Akibat jebolnya tanggul tersebut membuat badan jalan aspal tergerus.
Beberapa meter jalan nyaris putus hingga tidak bisa dilalui. Di bagian yang lain terjadi rekahan memanjang. ”Tanggul yang jebol itu biasa ditempati orang memancing ikan,” kata Neldi Apriawan, warga Desa Gersik Putih, kepada RadarMadura.id.
Pria dua anak itu mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat air laut sedang pasang sekitar pukul 11.00. Begitu tanggul jebol, air laut langsung masuk ke bozem. Jalan itu akses utama Gapura-Kalianget jika tidak lewat Kota Sumenep. Namun, harus menggunakan tongkang beberapa menit.
”Beruntung masih ada jalan alternatif melalui jembatan di selatan lokasi yang jebol,” imbuh Neldi.
Sementara itu, Corporate Communication PT Garam (Persero) Febrico Wardono menyampaikan, pintu kawi jebol karena air laut pasang setinggi 2,5 meter. Sehubungan dengan surutnya air laut pihak pegaraman dibantu warga langsung melakukan pengurukan.
Pengurukan terus dilakukan selama dua hari. Sementara jalan dialihkan ke sebelah timur canal melalui jembatan. ”Sekarang masih dikerjakan menggunakan alat berat oleh pihak pegaraman dibantu masyarakat setempat,” jelasnya ketika dihuhubu Sabtu malam (9/5). (jun/luq)
Editor : Administrator