Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

25 Rekanan Berebut Paving Pasar Anom Baru

Abdul Basri • Jumat, 18 Oktober 2019 | 13:35 WIB
25 Rekanan Berebut Paving Pasar Anom Baru
25 Rekanan Berebut Paving Pasar Anom Baru

SUMENEP – Lelang pavingisasi Pasar Anom Baru memasuki pengumuman pascakualifikasi. Ada 25 rekanan berebut proyek Rp 1 miliar tersebut.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Agus Dwi Saputra tidak menampik anggaran Rp 1 miliar itu belum direalisasikan. ”Sudah dilelang, masuk ke LPSE (layanan pengadaan secara elektronik),” ujarnya kemarin (17/10).


Pemasangan paving bertujuan agar pasar terbesar di Kabupaten Sumenep tersebut tidak kumuh. Terlebih, saat musim hujan banyak genangan hingga area Pasar Anom Baru becek. ”Biar tidak kumuh. Selama ini orang kalau masuk ke pasar anom kumuh,” katanya.


Pavingisasi juga ditujukan supaya pedagang dan pengunjung nyaman. Agus berharap perekonomian di Pasar Anom Baru kian besar. Perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari Pasar Anom Baru semakin bertambah. ”Supaya pembeli dan penjual nyaman di pasar Anom,” ungkapnya.


Agus mengklaim pavingisasi Pasar Anom Baru sudah sesui dengan petunjuk konsultan proyek. Dia optimistis meski di awal triwulan keempat tersebut belum terealiasi, anggaran itu akan tetap terserap sesui dengan petunjuk teknis (juknis) dari konsultan.


”Semoga mendapat rekanan yang bisa baik dan langsung melakukan proyek itu,” harapnya.


proyek tersebut ditargetkan sebelum selesai 31 Desember dengan pengerjaan 50 hari. Pihaknya mengantisipasi terjadinya tender ulang. Agus berjanji akan mengawasi realisasi proyek tersebut untuk memastikan agar sesuai dengan spesifikasi. ”Takut masih retender gitu, dan terus akan kami mantau,” janjinya.


Di tempat terpisah, anggota Komisi II DPRD Sumenep jauhari menyambut baik pavingiasi Pasar Anom Baru. Dia menilai, selama ini pasar anom masih kurang represntatif. Meski begitu, dia berjanji proyek pavingisasi tersebut akan menjadi perhatian dewan.


”Pasar harus bagus. Penjual dan pembeli harus nyaman dan akan kami awasi pengerjaannya,” katanya. (jup)


 

Editor : Abdul Basri
#perbaikan