SUMENEP – Warga Dusun Tembing, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, mendadak geger kemarin (12/6) sekitar pukul 16.00. Dua remaja perempuan ditemukan meninggal di sungai desa setempat.
Dua remaja tersebut bernama Aminatus Zahro, 13, dan Qurratul Faizah, 17. Mereka merupakan warga Dusun Gunung, Desa Andulang, Kecamatan Gapura.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, Qurratul Faizah hendak ke rumah neneknya di Dusun Tembing, Desa Banjar Barat. Dia membawa adiknya bernama Putri, 8, dan temannya, Aminatus Zahro.
Belum sampai ke rumah neneknya, mereka menuju sungai di Dusun Tembing, Desa Banjar Barat. Nahas, Aminatus Zahro dan Qurratul Faizah tenggelam. Putri yang masih ada di tepi sungai lari dan teriak minta tolong.
Kapolsek Gapura Iptu Ali Ridho menyampaikan, pihaknya sudah mendatangi tempat kejadian parkara (TKP). Kemudian, petugas membawa korban ke Puskesmas Gapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
”Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ungkap Ali kepada Jawa Pos Radar Madura tadi malam.
Pihaknya membenarkan dalam musibah tersebut terdapat seorang anak yang selamat, yaitu Putri. Menurut dia, adik Qurratul Faizah itu yang mencari pertolongan dengan berteriak hingga akhirnya warga berdatangan. ”Saat ditolong, korban sudah tidak bernyawa,” tegasnya.
Ketika polisi datang ke lokasi, korban sudah dievakuasi masyarakat setempat ke tepi sungai. Berdasar keterangan warga, korban ditemukan mengambang di pinggir sungai. ”Ditemukan di pinggir, tidak dibawa arus,” terangnya.
Setelah dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan melalui pemeriksaan medis, pihaknya menyerahkan jenazah kepada keluarga korban. ”Kami serahkan keluarganya untuk dikebumikan,” tukasnya. (jup)
Editor : Abdul Basri