Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Warning Kualitas Proyek Embung Rp 7 Miliar Lebih

Abdul Basri • Senin, 28 Agustus 2017 | 22:32 WIB
Photo
Photo

SUMENEP – Proyek pembangunan embung di Dusun Penang Cangka, Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih, menelan anggaran Rp 7.655.487.000. Program milik Balai Besar Wilayah (BBWS) Sungai Brantas Surabaya ini bersumber dari APBN 2017.


            Berdasar pantauan di lokasi, pengerjaan sudah berlangsung, yaitu pengerukan tanah. Proyek yang digarap PT Putra Mahardhika Cahyaindo ini ditargetkan bisa menampung air hujan dan sungai sehingga dapat digunakan untuk kepentingan pertanian.


            Anwar, warga Batuputih, mengharapkan, rekanan memerhatikan kualitas fisik. Misalnya, ketebalan cor dan meterial yang digunakan. Dengan demikian, fasilitas tersebut tidak mudah rusak. Jika di bagian sisinya keropos, akan mudah diterjang air.


            ”Kami berharap, pengawasan DPRD segera dilakukan. Dengan pemantauan ke lokasi, akan diketahui sejauh mana realisasi dan kualitas pengerjaan,” katanya.


            Pihaknya bersama warga yang lain juga akan memantau proyek itu. Apabila menemukan dugaan penyimpangan akan langsung dikomplain. Sebab, embung tersebut nantinya dimanfaatkan warga.


            Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, proyek embung di Batuputih merupakan program pusat. Meski instansi di Sumenep mendapat tembusan, tidak ada pemberitahuan ke dewan setempat.


            ”Tidak pernah ada pemberitahuan masuk ke kami. Baru kalau di bawah ada masalah, dewan yang harus ikut turun tangan,” katanya.


            Menurut Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Sumenep Eri Susanso, progres fisik sampai 24 Agustus lalu sudah 40 persen. Kedalaman embung kurang lebih ditargetkan 12 meter. Luas genangan kurang lebih tiga hektare. Sementara daya tampung embung tersebut mencapai 180.000 m3.


            ”Embung air tersebut untuk kebutuhan air baku masyarakat Aeng Merah dan sekitarnya,” katanya. Eri Susanso yakin, proyek tersebut selesai sesuai target, yaitu akhir Desember 2017.

Editor : Abdul Basri