BANGKALAN, RadarMadura.id – Taekwondo Indonesia (TI) Bangkalan mulai mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi pekan olahraga pelajar daerah (popda) yang dijadwalkan berlangsung di Ngawi November mendatang.
Sebanyak empat atlet disiapkan untuk mengikuti tahapan pembinaan sebelum tampil dalam kompetisi tersebut.
Ketua Pengkab TI Bangkalan Tya menjelaskan, sesuai pilihan dispora, ada dua atlet TI yang masuk cluster 1.
"Selain kategori cluster, kami juga mendaftarkan atlet kategori mandiri karena usianya masih SMP. Sedangkan yang diprioritaskan dispora adalah usia SMA.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Madura Genjot Perlindungan Guru Madrasah
Dia menuturkan, persiapan telah dimulai sejak pertengahan September. Hingga pekan kedua Oktober, latihan difokuskan pada penguatan fisik yang dikomandoi oleh pelatih utama Puslatkab TI Bangkalan Sabeum Taufik. Selanjutnya, atlet mendapat materi teknik hingga awal November.
”Setelah materi teknik, kami agendakan tryout, kemudian cooling down,” jelasnya Selasa (13/10).
Tya menerangkan, atlet yang disiapkan pada popda berasal dari kalangan pelajar SMP hingga SMA kelas XI. Mereka menjalani latihan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan bertanding.
”Penjaringan atlet dilakukan melalui event-event yang diikuti sebelumnya,” tuturnya.
Baca Juga: Putri Azzahra Afrina Komitmen Promosikan Objek Wisata Bangkalan ke Publik Mancanegara
Menurut Tya, hasil kompetisi menjadi salah satu pertimbangan untuk menilai kemampuan atlet.
Sementara itu, pelaksanaan pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) disesuaikan dengan jadwal sekolah agar tidak mengganggu kegiatan akademik.
Untuk sementara, latihan dipusatkan di Dojang Kodim Bangkalan. Program pembinaan meliputi penguatan fisik, pematangan teknik, hingga uji tanding sebelum atlet mengikuti kompetisi.
Selain popda, TI Bangkalan juga menyiapkan atlet untuk menghadapi persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Namun, untuk ajang tersebut, baru dua atlet yang masih dipertahankan dalam persiapan.
Baca Juga: KBI Bangkalan Borong Medali di Kejurprov, Tiga Emas, Satu Perak, dan Satu Perunggu
Tya menyatakan, pihaknya optimistis atlet yang dibina mampu bersaing. Meski demikian, kesiapan dan hasil evaluasi latihan menjadi pertimbangan dalam menentukan atlet yang akan dipertahankan untuk memenuhi target prestasi daerah. (ina/han)
Editor : Ina Herdiyana