SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Sebanyak 15 atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumenep tengah tampil dalam kejuaraan provinsi (kejurprov) yang digelar di Kabupaten Bojonegoro. Hingga kemarin (4/10), kontingen Sumenep telah mengamankan dua medali perunggu dari ajang tersebut.
Torehan dua medali itu masih berpotensi terus bertambah. Sebab, atlet andalan FOPI Sumenep masih bertanding di beberapa nomor lainnya.
Ketua Harian FOPI Sumenep Taufik Rahman mengatakan, 15 atlet yang diterjunkan merupakan bagian dari skuad yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur November mendatang. Karena itu, kejurprov menjadi momentum penting untuk menguji kemampuan atlet sebelum menghadapi kompetisi yang lebih bergengsi.
”Kejurprov ini menjadi tolok ukur setelah mereka menjalani latihan cukup lama,” katanya.
Menurut Taufik, persaingan di kejurprov cukup ketat. Atlet andalannya harus berhadapan dengan delegasi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai efektif untuk mengasah mental bertanding, konsentrasi, sekaligus akurasi lemparan.
”Ini jadi kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan atlet. Termasuk menambah kekuatan mental atlet,” ujarnya.
Meski sudah mengantongi dua perunggu, FOPI Sumenep masih membidik hasil lebih memuaskan. Apalagi target yang ingin diperoleh dari kejuaraan itu adalah tiga medali emas. Yakni, dari nomor double women, double men, dan single men.
”Kami menargetkan bisa meraih tiga medali emas. Kami optimistis anak-anak mampu tampil maksimal,” imbuh Taufik. (iqb/jup)
Editor : Amin Bashiri