BANGKALAN RadarMadura.id – Jeda kompetisi bukan waktu untuk bersantai bagi Madura United (MU). Laskar Sape Kerrap memilih melakoni dua uji coba di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) untuk mengukur kesiapan skuad sebelum kembali bertarung di Super League 2026/2027.
Yakni, uji coba melawan Persekabpas Pasuruan pada Jumat (2/10). Lulinha dan kawan-kawan berhasil menang tipis 1-0 dalam pertandingan yang berjalan cukup alot. Persekabpas memilih bermain rapat di area pertahanan. Kondisi tersebut membuat Madura United kesulitan mencari celah untuk mencetak gol.
Situasi itu justru menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Pemain dituntut lebih sabar sekaligus kreatif dalam membongkar pertahanan lawan yang menerapkan garis rendah.
Pelatih Madura United Jose Manuel Gomes da Silva menilai pertandingan tersebut memberi pelajaran berharga. Menurut dia, aliran bola harus terus berjalan ketika menghadapi lawan yang bermain sangat defensif.
”Mereka sangat bertahan, jadi bola harus terus berjalan. Pertandingan seperti ini bagus bagi kami untuk belajar memecahkan masalah dan berbenah ke depan,” ungkap Gomes.
Madura United kemudian melakoni uji coba kedua menghadapi Perseba Bangkalan, Sabtu (3/10). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melakukan rotasi sekaligus memberi menit bermain kepada pemain pelapis.
Namun, hasilnya tidak sesuai harapan. Laskar Sape Kerrap kalah tipis 1-2 dari Perseba. Kekalahan tersebut tidak lantas dianggap sebagai hasil buruk. Tim pelatih justru menjadikannya sebagai tolok ukur untuk melihat kesiapan masing-masing pemain.
Gomes ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap. Uji coba menjadi kesempatan untuk memetakan siapa yang sudah layak tampil dan siapa yang masih membutuhkan pembenahan.
”Pertandingan persiapan seperti ini berguna bagi kami untuk melihat siapa yang siap bermain dan siapa yang belum,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Gomes juga mengingatkan bahwa persaingan di liga tidak pernah mudah. Setiap pemain harus memiliki motivasi besar ketika memasuki lapangan, tanpa melihat siapa lawan yang dihadapi.
”Saya sudah ingatkan, tidak ada pertandingan yang mudah di liga pertama, kedua, ketiga, maupun level lainnya. Setiap kali masuk ke lapangan, para pemain harus memiliki kemauan dan motivasi besar untuk menang,” ujarnya.
Dia menambahkan, dua uji coba tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi tim. Hasil latihan dan pertandingan akan digunakan untuk menentukan pembenahan yang harus dilakukan.
Saat ini, fokus Madura United tertuju pada laga tandang melawan Persik Kediri. Laskar Sape Kerrap dijadwalkan bertanding pada Jumat (9/10) dalam lanjutan pekan ke-4 Super League 2026/2027. (afg/jup)
Editor : Amin Bashiri