RadarMadura.id - Penyerang Timnas Belanda, Noa Lang, meluapkan kekecewaannya usai De Oranje hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra Yunani. Masalah inkonsistensi babak pertama dinilai sudah sangat kronis dan harus segera diakhiri.
Masuk sebagai pemain pengganti di paruh kedua, Lang langsung memberikan dampak instan untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol lebih dulu. Namun, ia tak bisa menyembunyikan kekesalannya atas performa buruk timnya pada paruh pertama.
Winger Napoli itu mengungkapkan bahwa pelatih timnas, Xavi Hernández, sempat mengamuk besar di ruang ganti saat jeda pertandingan. Menurut Lang, kebiasaan tampil buruk di babak pertama terlalu sering berulang di laga-laga penting sebelumnya.
Baca Juga: Tahan Imbang Les Bleus, Bastoni Sebut Italia Bisa Bersaing dengan Siapa Saja
"Cara kami tampil pada babak pertama, itu harus dihentikan untuk selamanya. Ini terlalu sering terjadi pada kami," tegas Lang kepada ESPN.
Lang menambahkan, ambisi Belanda sebagai negara top Eropa kerap luntur akibat mentalitas yang keliru di atas lapangan.
Ia menyoroti bagaimana Yunani tampil jauh lebih bernafsu dan bersemangat ketimbang skuad asuhannya.
"Jika ingin menjadi negara top, Anda harus memancarkan hal itu dan memenangkan pertandingan seperti ini. Mungkin kami terlalu menganggap remeh dan berpikir semuanya akan mudah," pungkasnya. (hasan)
Editor : Hasan Bashri