Dispora Bangkalan Skrining Atlet Jadi Tahap Awal Persiapan Popda XV

Amin Bashiri • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 14:04 WIB
PERSIAPAN AWAL: Semua pengurus cabor saat rapat di persiapan popda di kantor Dispora Bangkalan, Kamis (17/9).
PERSIAPAN AWAL: Semua pengurus cabor saat rapat di persiapan popda di kantor Dispora Bangkalan, Kamis (17/9).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur.

Salah satu tahapan yang dilakukan yakni skrining atlet sebagai langkah awal untuk menentukan peserta yang diproyeksikan tampil dalam kejuaraan antarpelajar tersebut.

Kepala Dispora Bangkalan Moawi Arifin menyampaikan, pihaknya telah mengumpulkan seluruh cabang olahraga (cabor) sebagai tahap awal persiapan.

Dalam rapat tersebut, setiap cabor diminta mengikuti tahapan skrining untuk menentukan atlet yang layak mendapat dukungan dari dispora.

"Atlet yang mendapatkan support dari dispora yang lolos skrining, atau atlet yang potensi mendapatkan medali," jelasnya.

Moawi mengatakan, pihaknya belum menentukan jumlah cabor maupun atlet yang akan dikirim ke Popda XV.

Sebab, proses pemetaan dan pertimbangan dari masing-masing cabor masih dilakukan.

Popda XV Jawa Timur akan mempertandingkan 30 cabor. Pelaksanaannya dibagi di sejumlah venue, di antaranya Kota Surabaya, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Kediri.

"Tuan rumah Popda Jatim tahun ini Kabupaten Ngawi, tapi dibagi menjadi beberapa venue," paparnya.

Moawi juga belum bisa memastikan jumlah atlet yang akan diberangkatkan. Menurut dia, pihaknya masih perlu memahami teknis pelaksanaan sekaligus mempertimbangkan kesiapan atlet dari masing-masing cabor.

Saat ini terdapat 28 cabor di Kota Salak. Namun, belum seluruhnya dipastikan mengikuti Popda XV.

"Kami masih meminta pertimbangan dari cabor, terutama atlet yang siap bertanding di popda," katanya.

Kendati demikian, Moawi berharap Bangkalan bisa maksimal mengirimkan atlet potensial pada Popda XV yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.

Atlet yang berpeluang meraih medali menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kontingen.

"Kami berharap bisa maksimal mengirimkan atlet di Popda XV ini," katanya.

Ketua KONI Bangkalan Tajul Anwar mengatakan, kewenangan pelaksanaan popda sepenuhnya berada di bawah dispora.

Meski demikian, KONI turut diminta membantu mempersiapkan atlet potensial yang diproyeksikan mampu meraih medali.

"Kami menyarankan dispora mengirimkan atlet potensial dari masing-masing cabor," ujarnya. (za/han)

Editor : Amin Bashiri
Dispora Bangkalan popda XV koni bangkalan