Jadwal Kejurkab PASI Sumenep Ditunda

Amin Bashiri • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 11:16 WIB
FOKUS: Sejumlah atlet PASI Sumenep sedang menjalankan latihan angkat besi di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Kecamatan Kota, pada Minggu (23/8).
FOKUS: Sejumlah atlet PASI Sumenep sedang menjalankan latihan angkat besi di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Kecamatan Kota, pada Minggu (23/8).

SUMENEP, RadarMadura.is – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep belum menetapkan jadwal final kejuaraan kabupaten (kejurkab) atletik tahun ini.

Agenda yang semula direncanakan berlangsung akhir September, ditunda pertengahan Oktober. Lokasi kegiatan direncanakan di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Sumenep.

Ketua PASI Sumenep Abd. Moedjib mengatakan, kejurkab tahun ini digelar sebagai ajang pembinaan atlet muda. Pesertanya menyasar kalangan pelajar mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

”Awalnya memang akhir September. Tapi, kami ubah ke pertengahan Oktober apabila tidak ada kendala lagi,” katanya.

Dia menjelaskan, perubahan jadwal dilakukan agar persiapan pelaksanaan lebih matang.

PASI tidak ingin kegiatan digelar terburu-buru, terutama menyangkut kesiapan peserta dan teknis pertandingan. 

Menurut dia, kejurkab akan mempertandingkan sejumlah nomor berdasarkan kelompok usia, di antaranya U-15, U-17, dan U-19. Pembagian tersebut disesuaikan dengan jenjang pembinaan atlet muda. 

”Lingkupnya memang para pelajar. Kami ingin memberikan ruang kepada mereka untuk berkompetisi sesuai kelompok umurnya,” jelasnya.

Moedjib menegaskan, kejurkab bukan sekadar agenda tahunan. Ajang tersebut menjadi bagian dari upaya PASI memetakan potensi atlet yang selama ini berkembang di sekolah maupun klub.

”Kami ingin mencari bibit-bibit baru, terutama dari kalangan pelajar. Sebab, pembinaan itu harus dimulai dari usia muda,” ucapnya.

Dia berharap sekolah ikut berperan aktif mengirimkan atlet terbaiknya. Sebab, semakin banyak pelajar yang ikut kompetisi, besar pula peluang PASI menemukan atlet potensial.

”Kami juga ingin melihat potensi baru dari sekolah-sekolah,” katanya.

Selain menjaring bibit baru, hasil kejurkab nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi PASI dalam menyusun program pembinaan berikutnya.

Atlet yang memiliki catatan performa baik akan dipantau untuk mengikuti pembinaan di tingkat yang lebih tinggi.

”Dari Kejurkab ini kami bisa melihat kemampuan atlet. Siapa yang potensial, nanti bisa kami pantau dan dibina lebih lanjut,” tukasnya. (iqb/bil)

Editor : Amin Bashiri
kesiapan peserta kejurkab PASI Sumenep