SAMPANG, RadarMadura.id – Langkah tim beregu bulu tangkis Indonesia nyaris terhenti di babak perempat final Asian Games 2026. Namun, yang menjadi penyelamat adalah Moh. Zaki Ubaidillah.
Pebulu tangkis asal Sampang tersebut berhasil menumbangkan kompetitor di babak perempat final. Yaitu, pebulu tangkis asal Malaysia, Eogene Ewe.
Pengurus PBSI Sampang Eko Puji Waluyo menerangkan, terdapat lima tim yang diturunkan Timnas Indonesia dalam pertandingan kategori beregu putra.
Yakni, tiga single putra dan dua tim double putra. Lawan yang dihadapi yaitu wakil Malaysia.
Pertandingan perdana dibuka oleh Jonatan Christie melawan Leong Jung Hao dari Malaysia.
Pebulu tangkis andalan Indonesia yang biasa disapa Jojo itu kalah dengan skor 2-1.
Pertandingan kedua dilanjutkan oleh pertandingan ganda putra yang mempertemukan Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri melawan Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.
Hasilnya, Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri berhasil mengembalikan keadaan.
Sehingga, skor kemenangan menjadi 1-1. Berlanjut pada pertandingan double putra kedua, mempertandingkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin melawan Aaron Chia berpasangan dengan Tee Kai Wun.
Namun, perwakilan Indonesia kembali takluk atas pasangan timnas negeri jiran. Sedangkan pertandingan terakhir yaitu tim single putra. Timnas menurunkan Moh. Zaki Ubaidillah melawan Eogene Ewe.
Pertandingan tersebut menjadi penentu kemenangan antara kedua tim pada nomor beregu putra.
”Alhamdulillah, Ubaid menjadi penentu kemenangan menjadi 3-2, sekaligus menghantarkan Indonesia melangkah pada babak semifinal,” ungkapnya.
Sedangkan di pertandingan babak semifinal yang digelar kemarin (23/9), atlet Timnas Indonesia harus berhadapan melawan pebulu tangkis dari Thailand. Ubaid kembali diturunkan pada tunggal ketiga sesi kelima.
”Prediksi kami, timnas kembali menang dengan skor 3-2,” ungkapnya. (bai/jup)
Editor : Amin Bashiri