SUMENEP, RadarMadura.id – Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumenep menyiapkan tujuh judoka untuk berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur. Para atlet tersebut ditargetkan bisa membawa pulang medali perak.
Target tersebut menjadi motivasi PJSI Sumenep untuk memaksimalkan persiapan.
Para judoka kini digenjot melalui latihan intensif menjelang pelaksanaan popda yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 November mendatang.
Pelatih PJSI Sumenep Ida Royani mengatakan, latihan dilakukan sebanyak lima kali dalam sepekan.
Intensitas latihan ditingkatkan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus mematangkan kemampuan atlet sebelum bertanding.
”Sekarang kami intens latihan. Setiap pekan ada lima kali latihan,” katanya.
Menurut Ida, persiapan tidak hanya dilakukan untuk memenuhi keikutsertaan pada popda.
Pihaknya ingin para judoka mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing dalam perebutan medali.
Karena itu, latihan rutin terus digeber. Para atlet diharapkan semakin siap menghadapi pertandingan, baik dari sisi fisik maupun teknik.
”Target kami bisa mendapatkan medali perak,” tegas Ida.
PJSI Sumenep menyiapkan tujuh atlet untuk tampil pada popda tahun ini. Jumlah tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan untuk merealisasikan target yang telah dipasang.
”Kami terus memotivasi mereka agar semangat berlatih,” tegas Ida.
Sementara itu, pelaksanaan popda semula dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi.
Namun, berdasarkan surat edaran terbaru, lokasi pertandingan dipindahkan ke wilayah Jawa Timur.
Perubahan lokasi tersebut tidak mengubah fokus PJSI Sumenep dalam mempersiapkan para atlet.
”Persiapan tujuh judoka tetap berjalan sesuai program yang telah disusun,” imbuh Ida. (iqb/bil)
Editor : Amin Bashiri