SUMENEP, RadarMadura.id – Piala AF Sport U-17 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Oktober hingga akhir Oktober tersebut ditargetkan menjadi wadah penjaringan bibit muda potensial Sumenep.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong seluruh klub memanfaatkan turnamen itu sebagai bagian dari pembinaan pemain usia dini.
Puluhan klub lokal akan mendapat kesempatan menguji kemampuan pemain mudanya di Stadion Ahmad Yani Sumenep.
Kompetisi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemain untuk menambah jam terbang, mengasah kemampuan, dan berkembang menuju level prestasi yang lebih tinggi.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, potensi pemain muda di Sumenep cukup besar. Karena itu, kompetisi kelompok usia perlu terus diperbanyak untuk memperkuat pembinaan sepak bola.
"Di Sumenep ada puluhan tim sepak bola lokal. Ajang ini harus dimanfaatkan klub untuk menambah jam terbang bermain bagi anak asuhnya," katanya.
Fauzi menegaskan, Piala AF Sport U-17 diharapkan tidak berhenti sebagai turnamen biasa. Ke depan, ajang tersebut ditargetkan masuk dalam kalender olahraga Sumenep dan berkembang dengan cakupan peserta yang lebih luas.
"Tahun ini kita fokus pada klub-klub lokal Sumenep. Ke depan, semoga bisa lebih luas dan merangkul klub dari kabupaten/kota di Jawa Timur," ujarnya.
Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah menyambut baik pelaksanaan Piala AF Sport U-17. Pihaknya siap mendukung persiapan hingga pelaksanaan turnamen tersebut.
"Kami dari Askab PSSI Sumenep tentu mendukung penuh gelaran ini. Pekan ini segala persiapan akan kami matangkan bersama tim AF Sport," katanya. (iqb/han)
Editor : Amin Bashiri