PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pembinaan atlet MMA Pamekasan mulai diarahkan pada agenda yang lebih besar. Sebanyak 11 petarung direkomendasikan tampil dalam Sirkuit 3 Kejuaraan Provinsi IBCA-MMA se-Jawa Timur di Kota Blitar.
Ikutsertaan sebelas petarung itu menjadi bagian dari proses pemetaan atlet. Beberapa petarung disiapkan secara khusus untuk diproyeksikan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya.
Pelatih MMA Pamekasan Abisibah menyatakan, atlet yang direkomendasikan tampil dalam kejuaraan itu hasil dari evaluasi dan pembinaan yang sudah dilaksanakan. Performa, perkembangan teknik, fisik, serta mental tanding menjadi pertimbangan utama.
”Sebelas atlet kami rekomendasikan untuk ikut Sirkuit 3. Dari mereka nanti akan kami lihat siapa yang paling siap untuk diproyeksikan ke Porprov X Jawa Timur,” ujar Abisibah.
Sirkuit 3 menjadi kesempatan penting untuk kembali mengukur perkembangan para petarung. Pertandingan juga dibutuhkan untuk melihat konsistensi atlet saat menghadapi lawan dengan karakter berbeda.
Abisibah menambahkan, persiapan menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara instan. Atlet membutuhkan jam terbang dan evaluasi berulang agar kemampuan yang dibangun dalam latihan bisa diterapkan saat pertandingan.
”Latihan tetap menjadi dasar. Tapi atlet juga harus sering bertanding supaya kami bisa melihat kekurangan dan perkembangan mereka,” tegasnya.
Setelah Sirkuit 3, tim pelatih akan melakukan evaluasi terhadap seluruh atlet. Hasil evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan untuk menentukan petarung yang akan dipersiapkan lebih serius menuju Porprov X Jatim. (afg/jup)
Editor : Amin Bashiri