Hari Ini Gus Barra Buka Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 6, Persaingan 16 Tim Peserta Kian Sengit

Amin Bashiri • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 08:13 WIB
MENUJU PUNCAK: Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar Sumardi, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis, dan pimpinan DPD PG dari tiga daerah bersama tim peserta Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak dalam seremoni kickoff di Sunrise Mall Mojokerto, Sabtu (12/9).
MENUJU PUNCAK: Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar Sumardi, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis, dan pimpinan DPD PG dari tiga daerah bersama tim peserta Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak dalam seremoni kickoff di Sunrise Mall Mojokerto, Sabtu (12/9).

 

MOJOKERTO, RadarMadura.id - Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 6 Mojokerto Raya-Jombang resmi begulir hari ini. Sebanyak 16 tim SMA sederajat dari Mojokerto dan Jombang bakal bersaing sengit menjadi yang terbaik di turnamen yang berlangsung di Asri Sport Center, Jalan Raya Gempol-Mojokerto, Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto itu.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra) dipastikan hadir membuka turnamen bersama pimpinan DPD Partai Golkar Jatim dan DPD Golkar Kabupaten Kota Mojokerto serta Jombang. Di laga awal, dua tim favorit juara bakal saling bersua, yakni SMK Tamansiswa Kota Mojokerto dan SMAN 1 Puri.

Pengalaman merebut juara di berbagai ajang futsal dijadikan modal berharga bagi kedua tim untuk saling mengalahkan. Bahkan SMA Tamansiswa telah intens berlatih sejak sebulan lalu. Adaptasi fisik pemain di lapangan menjadi faktor utama tim berjuluk Skata ini.

’’Karena jumlah pemain di mini soccer ini lebih sedikit dari sepak bola. Artinya, permainan taktis harus lebih jalan. Fisik pemain juga kami drill habis-habisan karena jadwal turnamen ini sangat padat,’’ ungkap pelatih sekaligus guru olahraga SMK Tamansiswa Fandani Yuli Prasetya, kemarin (16/9).

Keseriusan tinggi juga ditunjukkan tim SMAN 1 Puri yang dikomando sang kapten, Galang Dwi Saputra. Sebanyak 15 pemain usia di bawah 17 tahun ini juga intens menggelar latihan tiga kali dalam sepekan.

Menu latihan difokuskan pada pembenahan stamina pemain dengan target ekstrem.  Yakni jogging selama 12 menit setiap hari dengan jarak tempuh sepanjang 2,5 kilometer. ”Pengalaman kami di turnamen futsal Jombang akan menjadi modal berharga untuk menata mental dan menambah semangat tanding anak-anak Castle,’’ ujarnya.

Sesuai regulasi, turnamen menggunakan sistem gugur. Artinya, masing-masing tim peserta wajib menang jika ingin melaju hingga ke babak perempat final, semi final hingga final.

Selain SMK Tamansiswa dan SMAN 1 Puri, SMKN 1 Jetis juga akan bertemu SMAN 1 Ngoro, Jombang.

Lalu, SMAN 3 Mojokerto akan bertemu SMAN 1 Ngoro, Mojokerto; dan SMAN 2 Mojokerto akan bertemu SMAN 1 Mojokerto.

Di sisi lain, SMK Diponegoro, Jombang akan meladeni SMK DB 1, Jombang disusul SMAN 1 Bangsal, Mojokerto yang bertemu SMAN Kesamben, Jombang. Lalu, SMK Nasional, Mojosari juga akan bertemu SMKN Mojoagung dan SMAN 1 Pacet akan bertemu dengan SMA PGRI 2 Jombang.

Sementara untuk menyukseskan turnamen, panitia telah menyiapkan segala komponen pertandingan. Mulai dari wasit yang difasilitasi Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Mojokerto, hingga tim medis yang disiapkan dari Puskesmas Ngoro.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V (Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun) DPD Partai Golkar Jatim Sumardi menegaskan, turnamen Bahlil Mini Soccer menjadi wadah bagi atlet muda dalam menunjukkan bakatnya.

Dari potensi itu, prestasi bisa terus ditingkatkan sehingga akan lahir atlet profesional di kemudian hari. ”Kami berharap turnamen ini bisa menjadi satu proses kepada mereka (pemain) dalam peningkatan prestasi dan ini yang kita dukung. Kami berharap bisa lahir atlet muda yang berbakat dari kegiatan kita ini,’’ terangnya.

Sumardi menambahkan, Turnamen Bahlil Mini Soccer ini merupakan ajang yang pertama digelar dan diikuti pelajar se-Mojokerto dan Jombang, bahkan di Jawa Timur. Dengan demikian, turnamen ini tidak sekadar ajang untuk pemain, tapi juga wadah bagi para generasi muda dalam menunjukkan kegiatan positifnya.

Karena itu, ke depan diharapkan bisa lahir calon-calon pemimpin yang tangguh di masa depan. ”Agar kegiatan seperti ini bisa menjadi habit yang baik dan positif bagi generasi muda dan bisa menjadi prestasi bagi mereka,” pungkasnya. (far/ris/han)

Editor : Amin Bashiri
Bahlil Mini Soccer turnamen