Bupati Sumenep Minta Atlet Lokal Dibina sejak Dini

Amin Bashiri • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:11 WIB
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tak ingin prestasi olahraga daerah stagnan begitu saja. Dia menargetkan perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027 lebih banyak dibandingkan gelaran sebelumnya. Sebab, itu menjadi tolok ukur seberapa jauh perkembangan atlet di Kota Keris.

Target tersebut harus dibarengi pembinaan atlet secara serius dan berkelanjutan. Fauzi meminta proses pencarian serta pembinaan bibit atlet dilakukan sejak sekarang. Dengan begitu, atlet yang dipersiapkan benar-benar memiliki kualitas untuk membawa nama Sumenep di ajang Porprov 2027.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pembinaan atlet tidak boleh dilakukan secara instan ketika kompetisi sudah di depan mata. Melainkan mereka harus dipantau, dilatih, dan diberikan ruang untuk mengasah kemampuan sejak sekarang. "Makanya saya minta persiapannya harus sudah dimulai sekarang," katanya.

Fauzi juga menekankan pentingnya mengedepankan atlet asli Sumenep. Dia tidak ingin prestasi diraih dengan cara mendatangkan atlet dari luar daerah hanya demi mengejar medali. Sebab, hal itu kurang baik untuk regenerasi atlet di masa mendatang.

"Bagi saya, lebih baik tidak mengangkat piala daripada dapat piala, menang, tetapi itu bukan atlet asli Sumenep. Tidak perlu ada naturalisasi lokal. Lebih baik memang asli Sumenep. Dia besar di Sumenep," tegasnya.

Karena itu, dia meminta KONI dan seluruh cabang olahraga serius menjalankan pembinaan. Potensi atlet lokal harus dipetakan sejak dini sehingga regenerasi atlet Sumenep berjalan secara konsisten. Porprov 2027 harus menjadi momentum pembuktian hasil pembinaan tersebut.

"Selain jumlah medali yang bertambah, saya ingin Sumenep bisa melahirkan atlet potensial," imbuh Fauzi. (iqb/yan)

Editor : Amin Bashiri
Pembinaan atlet sumenep