PAMEKASAN, RadarMadura.id – Awal musim selalu menyimpan tekanan tersendiri. Namun, Madura United mampu melewatinya dengan mulus setelah mengamankan tiga poin dari Persijap Jepara melalui kemenangan 2-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Laskar Sape Kerrap untuk menjalani kompetisi musim ini. Kemenangan di hadapan suporter sendiri juga sekaligus memutus catatan kurang menggembirakan Madura United saat bermain di kandang musim lalu.
Persijap tidak datang untuk sekadar menjadi pelengkap. Laskar Kalinyamat mampu membuat tuan rumah kesulitan membongkar pertahanan sepanjang babak pertama. Beberapa peluang berhasil diciptakan Madura United. Namun, penyelesaian akhir belum maksimal sehingga kedua tim masih bermain tanpa gol hingga jeda.
Perubahan permainan terlihat selepas turun minum. Pelatih Madura United Jose Manuel Gomes da Silva melakukan penyesuaian taktik dan membuat tekanan Madura United semakin kuat. Hasilnya langsung terasa.
Dimitar Mitkov menjadi pembeda dengan memborong dua gol yang memastikan tiga poin tetap berada di Pamekasan. "Ini adalah kemenangan yang adil. Tim tampil sebagai yang terbaik di lapangan sejak menit pertama hingga akhir," ujar Gomes seusai pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu mengakui Persijap memberikan perlawanan ketat pada babak pertama. Pertahanan rapat Laskar Kalinyamat membuat Madura United harus mengubah pendekatan setelah turun minum.
"Tim lawan bertahan sangat baik di babak pertama. Tapi di babak kedua kami melakukan penyesuaian taktik hingga bisa memecah kebuntuan dan mengunci kemenangan," jelasnya.
Gomes tidak ingin kemenangan perdana membuat tim terlena. Dia juga memilih meninggalkan catatan buruk musim lalu dan fokus membangun Madura United dengan komposisi baru.
"Masa lalu biarlah berlalu. Sekarang Madura United punya cerita baru, pemain baru, dan pelatih baru," tegasnya.
Dua gol Mitkov menjadi cerita lain dalam kemenangan tersebut. Striker asal Bulgaria itu mengaku lega bisa memberikan kontribusi maksimal pada pertandingan pembuka, terutama karena dimainkan di depan suporter sendiri.
"Yang paling utama adalah tim bisa menang, mendapat tiga poin, dan mengawali musim dengan atmosfer positif," kata Mitkov.
Brace tersebut belum membuat Mitkov memasang target pribadi yang tinggi. Dia memilih fokus menjaga kondisi dan memberikan kontribusi dalam setiap pertandingan.
"Sebagai penyerang tentu penting untuk mencetak gol, tetapi yang utama tetap kemenangan tim," tutur pemain dengan nomor punggung sembilan itu.
Di kubu Persijap, Juan Cortes menerima hasil tersebut dengan sportif. Pelatih Laskar Kalinyamat itu mengakui Madura United tampil lebih baik dan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
"Ini adalah pertandingan yang sulit. Madura United punya pemain berkualitas dan pelatih yang bagus," ungkap Juan.
Persiapan yang terbatas juga menjadi kendala Persijap menjelang kompetisi. Kekalahan dari Madura United bakal menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan pada laga berikutnya. (afg/yan)
Editor : Amin Bashiri