Dayung Belum Jadi Cabor, KONI Sampang Tunggu Pengajuan

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:11 WIB
BERKOMPETISI: Dua peserta adu pacu perahu dayung pada lomba dayung di Kali Kemuning (Sungai Juklanteng) di Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Sabtu (29/8).
BERKOMPETISI: Dua peserta adu pacu perahu dayung pada lomba dayung di Kali Kemuning (Sungai Juklanteng) di Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Sabtu (29/8).

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Lomba perahu dayung di Sungai Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, berlangsung meriah. Sebanyak 32 regu ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Namun, olahraga dayung hingga kini belum ditetapkan sebagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Sampang.

Ketua KONI Sampang Abd. Wasik mengatakan, pihaknya mengetahui adanya lomba dayung yang digelar warga Kampung Keddep, Kelurahan Banyuanyar, Sabtu (29/8). Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan masyarakat setempat.

”Lomba tersebut hanya sebagai hiburan semata,” ungkapnya.

Menurut dia, olahraga dayung belum menjadi cabor di Sampang. Meski demikian, KONI terbuka jika masyarakat mengajukan pembentukan cabor tersebut.

”Kami selalu siap mendukung jika ada pihak terkait yang mengajukan olahraga dayung menjadi cabor,” katanya.

Wasik menilai antusiasme masyarakat dalam lomba dayung menunjukkan olahraga tersebut memiliki banyak peminat. Namun, pembentukan cabor harus diikuti komitmen untuk membina atlet secara berkelanjutan.

”KONI Sampang akan selalu welcome jika cabor tersebut bisa mencetak atlet dengan berbagai prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Wilker 7 Bangsacara Pulau Mandangin Hasani mengatakan, pihaknya turut ambil bagian dalam lomba dayung tersebut. Bahkan, regunya berhasil keluar sebagai juara pertama.

Menurut dia, olahraga dayung perlu dibentuk menjadi cabor di Kabupaten Sampang. Keberadaan cabor tersebut dinilai dapat menjadi wadah pembinaan atlet dayung, khususnya bagi masyarakat Pulau Mandangin.

”Olahraga dayung perlu sekali dibentuk menjadi cabor di Kabupaten Sampang. Tujuannya, menjadi wadah bagi atlet dayung berprestasi di Kota Bahari, khususnya warga Pulau Mandangin,” ungkapnya.

Dia menambahkan, olahraga dayung cukup digemari masyarakat Sampang. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme warga mengikuti lomba dayung di Kelurahan Banyuanyar.

”Kami juga siap jika memang ditunjuk menjadi pengurus cabor dayung,” tandasnya. (bai/han)

Editor : Amin Bashiri
olahraga dayung koni sampang