BANTUL, RadarMadura.id – Modal Madura United (MU) menatap Super League 2026/2027 makin kuat. Laskar Sape Kerrap memetik kemenangan meyakinkan 3-1 atas Borneo FC Samarinda dalam laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (26/8).
Kemenangan itu menjadi modal yang bagus karena pertandingan sebelumnya kalah 0-2 dari Java United FC, Sabtu (22/8).
Laga kontra Pesut Etam juga memberi gambaran perkembangan permainan Madura United selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Jogjakarta.
Pelatih MU Jose Manuel Gomes da Silva melihat timnya sudah tampil menjanjikan sejak awal laga melawan Borneo FC.
Para pemain bermain agresif dan menciptakan sejumlah peluang hingga berujung gol.
”Saya suka. Sejak menit awal kami main bagus hingga bisa cetak gol. Kami memang sempat turun sedikit karena Borneo FC juga punya kualitas,” ujar Jose Gomes seusai pertandingan.
Performa MU semakin menggigit selepas jeda babak pertama. Pergantian pemain membuat tempo permainan meningkat dan tekanan terhadap lawan semakin agresif.
”Babak kedua kami ganti pemain. Terlihat permainan Madura sangat agresif. Pemain juga bereaksi cepat saat kehilangan bola,” kata pelatih berkebangsaan Portugal itu.
Perubahan tersebut menjadi modal penting bagi Laskar Sape Kerrap. Pelatih menilai timnya mulai menunjukkan respons yang lebih baik ketika kehilangan penguasaan bola. Namun, kemenangan 3-1 tak membuat Jose Gomes puas.
Menurutnya, hasil uji coba tetap menjadi bahan evaluasi untuk membenahi kekurangan sebelum kompetisi resmi bergulir.
Tim masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga konsistensi permainan hingga benar-benar siap mengarungi kompetisi.
”Kami tidak mau kesalahan tahun lalu terulang lagi. Ke depan ada evaluasi setiap pekan sehingga kami bisa berprestasi dan mengejar posisi papan atas,” tegasnya. (afg/bil)
Editor : Amin Bashiri