Atlet Taekwondo Pamekasan Sudah Kantongi Lima Atlet Potensial

Amin Basiri • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:36 WIB
FOKUS: Atlet cabor tekwondo saat latihan di sanggar senam Alun-Alun Trunojoyo beberapa waktu lalu.
FOKUS: Atlet cabor tekwondo saat latihan di sanggar senam Alun-Alun Trunojoyo beberapa waktu lalu.

SAMPANG, RadarMadura.id – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia untuk memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur tinggal menghitung hari.

Cabor Taekwondo Sampang mengaku telah melakukan persiapan maksimal untuk meraih hasil terbaik.

Bahkan, sudah mengantongi lima atlet potensial yang diproyeksikan mampu bersaing di podium.

Ketua Cabor Taekwondo Sampang Muhammad Ali mengatakan, para atlet akan berlaga pada Kamis (27/8) mendatang. Berbagai persiapan, termasuk latihan ekstra, telah diberikan.

Namun, memasuki H-5, atlet mulai diberi waktu untuk beristirahat agar kondisi tetap prima saat pertandingan.

"Jumat kemarin latihan pemusatan telah berakhir. Tinggal nanti relaksasi dengan berendam air es," katanya kemarin (22/8).

Pada kejurprov yang digelar di Surabaya tersebut, pihaknya akan menurunkan 30 atlet. Mereka akan bertanding pada kategori kyorugi berdasarkan kelas berat badan.

Meski masa pemusatan latihan telah berakhir, atlet tetap diminta melakukan latihan ringan.

Salah satunya dengan rutin melakukan peregangan untuk menjaga kondisi fisik dan mencegah cedera saat pertandingan.

"Tapi, meskipun begitu, atlet harus tetap latihan ringan dengan melakukan peregangan rutin. Sehingga tidak mengalami cedera saat pertandingan," tambahnya

Menurut Ali, selama pemusatan latihan pihaknya juga melakukan seleksi untuk memetakan atlet potensial.

Hasilnya, terdapat lima atlet yang dinilai memiliki peluang untuk mengharumkan nama Taekwondo Sampang.

Lima atlet tersebut juga diproyeksikan untuk dipersiapkan menghadapi pekan olahraga pelajar daerah (popda).

Namun, pemetaan tersebut masih bisa berubah sesuai dengan hasil pertandingan di kejurprov.

"Tapi, tidak menutup kemungkinan peta atlet potensial ini mengalami perubahan sesuai hasil pertandingan. Karena yang menjadi tekanan kami adalah attitude atlet," pungkasnya. (ay/han)

Editor : Amin Bashiri
sampang cabor taekwondo