Polo Air Jadi Cabor Favorit, Pelajar Bangkalan Antusias Ikut Pertandingan

Amin Basiri • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:32 WIB
CABOR BARU: Peserta lomba polo air tingkat SD bertanding di Kolam Renang Olympic Dispora Bangkalan, Jumat (21/8).
CABOR BARU: Peserta lomba polo air tingkat SD bertanding di Kolam Renang Olympic Dispora Bangkalan, Jumat (21/8).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Olahraga polo air mulai mendapat perhatian di kalangan pelajar Bangkalan.

Meski tergolong cabang olahraga (cabor) baru, antusiasme peserta dalam Olimpiade Olahraga Pelajar Bangkalan (O2PB) mulai terlihat Kamis (20/8).

Ketua Akuatik Dispora Bangkalan Moh. Muhajir Amrullah mengatakan, polo air baru diperkenalkan di Bangkalan pada 2025.

Olahraga tersebut merupakan permainan bola yang dimainkan di dalam kolam renang. Olahraga ini menjadi salah satu dari lima cabor akuatik.

Lima cabor tersebut meliputi renang, renang perairan terbuka (open water swimming), loncat indah, renang artistik, dan polo air.

”Ini masih termasuk cabor baru. Baru dibuka tahun 2025. Sekarang sudah banyak yang antusias,” katanya kemarin (21/8).

Dia menjelaskan, antusiasme itu terlihat dari jumlah tim yang mengikuti kompetisi pelajar. Pada jenjang SMA, terdapat enam tim putra dan tiga tim putri. Sementara tingkat SMP diikuti empat tim putra dan enam tim putri.

Jumlah peserta terbanyak berasal dari jenjang SD. Tercatat 12 tim putra dan 11 tim putri ikut bertanding.

Menurut dia, pengenalan polo air dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, olahraga tersebut belum menjadi bagian dari pembinaan akuatik di Bangkalan.

Pengenalan awal dilakukan melalui event dalam rangka HUT RI tahun lalu. Saat itu, pertandingan polo air mempertemukan tim putra dan putri dari sejumlah instansi.

Setelah mendapat respons positif, pengenalan mulai diarahkan kepada pelajar usia dini, termasuk usia sekolah dasar. Pelatih yang menangani polo air juga berasal dari cabor renang.

Dalam pertandingan, setiap tim terdiri atas pemain inti dan cadangan. Format yang diterapkan menggunakan empat pemain dengan tiga pemain cadangan. Tidak terdapat posisi penjaga gawang secara khusus.

Pembinaan sejak usia dini dinilai penting untuk mencari bibit atlet baru. Sebab, polo air membutuhkan kemampuan berenang sekaligus keterampilan bermain bola di dalam air.

”Tujuannya, mengasah prestasi lewat olahraga. Polo air ini penting. Karena masih baru, sekarang kami mencari bibit-bibit baru dari usia dini,” ujarnya.

Saat ini pembinaan polo air masih berada di tingkat kabupaten. Dia berharap olahraga tersebut dapat terus berkembang dan pembinaannya dilakukan secara konsisten. ”Semoga konsisten sehingga apa yang dicita-citakan atlet tercapai,” katanya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Bangkalan Ninik Anggraini mengatakan, pelaksanaan O2PB bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara.

Kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Bangkalan melalui dispora untuk menyediakan ruang pembinaan dan kompetisi bagi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat.

”Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat dilakukan identifikasi, pemantauan, dan pemetaan potensi atlet pelajar Bangkalan. Atlet yang memiliki prestasi dan potensi dapat memperoleh pembinaan lebih lanjut untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Bangkalan Moawi Arifin berharap, O2PB menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut dia, kompetisi harus mampu menjaring bibit atlet potensial sekaligus menjadi instrumen seleksi dan evaluasi. Hasil pertandingan dapat menjadi bahan bagi dispora, sekolah, pelatih, dan cabor untuk menentukan atlet yang layak mendapat pembinaan lanjutan.

Pembinaan juga diharapkan tidak berhenti setelah pertandingan selesai. Sekolah, klub, guru olahraga, pelatih, dan induk organisasi cabor perlu bersinergi melalui program latihan yang terukur.

Selain kemampuan teknik, O2PB diharapkan membentuk karakter pelajar. Disiplin, sportivitas, integritas, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah menjadi bagian yang tidak kalah penting.

”Targetnya adalah, lahir atlet-atlet pelajar Bangkalan yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Madura, Jawa Timur, dan nasional,” ucapnya. (ina/han)

Editor : Amin Basiri
polo air cabor baru bangkalan