PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perssu Madura City (MC) U-17 harus menerima kenyataan tersingkir dari persaingan Piala Soeratin U-17 yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Kepastian itu setelah Perssu MC U-17 menelan dua kekalahan dalam dua pertandingan di Grup C, meski masih menyisakan satu laga terakhir pada Minggu (15/8).
Perssu MC U-17 menjalani pertandingan perdana menghadapi Persebaya Surabaya U-17 pada Rabu (12/8).
Dalam laga tersebut, Perssu MC U-17 harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 3-0.
Kekalahan kembali dialami Perssu MC U-17 pada pertandingan kedua saat menghadapi Persepam Pamekasan U-17.
Perssu MC U-17 takluk dengan skor tipis 1-0. Dua kekalahan tersebut membuat peluang Perssu MC U-17 untuk melaju ke babak berikutnya dipastikan tertutup.
Meski demikian, Perssu MC U-17 masih memiliki satu pertandingan terakhir untuk menutup perjuangan di fase grup.
Mereka akan menghadapi Persesa Sampang U-17 pada Minggu (15/8).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Perssu MC U-17 untuk meraih kemenangan sekaligus memperbaiki catatan di turnamen.
Direktur Teknik Perssu Madura City U-17 Akh. Hasbul mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap penampilan tim dalam dua pertandingan sebelumnya.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah lini depan, khususnya posisi striker.
"Evaluasi kita selama dua kali pertandingan, di bagian striker lemah. Ini masih kita benahi agar di pertandingan terakhir bisa menang," katanya.
Hasbul memastikan peluang Perssu MC U-17 untuk lolos dari fase grup sudah tertutup setelah mengalami dua kekalahan.
Meski peluang lolos telah tertutup, laga terakhir melawan Persesa Sampang tetap menjadi momentum bagi klub kebanggaan Sumenep tersebut untuk meraih hasil positif sekaligus mengakhiri kiprah di Piala Soeratin U-17 dengan kemenangan.
"Kita dipastikan sudah tidak bisa lolos babak fase grup, karena sudah dua kali kalah," tegas Hasbul. (iqb/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti