Jamu Persida, Perseba Kalah Telak di Laga Perdana

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:35 WIB
UNJUK KEMAMPUAN: Pemain Perseba Bangkalan (jersei merah putih) berebut bola dengan pemain Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (12/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
UNJUK KEMAMPUAN: Pemain Perseba Bangkalan (jersei merah putih) berebut bola dengan pemain Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (12/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Langkah awal Perseba Bangkalan U-17 di Piala Soeratin Jawa Timur tahun ini tersendat di kandang sendiri.

Saat menjamu Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada Rabu (12/8), skuad Laskar Ke’ Lesap harus menelan pil pahit setelah dikalahkan tim tamu dengan skor telak 0-4.

Saat bermain di hadapan pendukung sendiri, anak asuh pelatih kepala Ashari sejatinya berambisi mengamankan poin penuh.

Namun, ketatnya tekanan dan efektivitas lini serang lawan membuat benteng pertahanan Perseba kocar-kacir hingga empat kali kebobolan tanpa balas.

Kendati mengawali turnamen dengan hasil minor, juru taktik Perseba Ashari memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan.

Dia menilai, kekalahan di laga perdana ini bukanlah akhir dari segalanya bagi perjuangan timnya di Grup M.

"Kita harus melupakan pertandingan kemarin jika anak-anak ingin bangkit dan menang di pertandingan selanjutnya," katanya.

Peluang Laskar Ke’ Lesap untuk melangkah jauh belum tertutup rapat.

Masih ada dua pertandingan tersisa yang krusial di fase grup yang harus dilakoni, yakni menghadapi Lamongan FC dan Gresik United.

Ashari optimistis anak asuhnya mampu bangkit, belajar dari kesalahan, dan menampilkan performa 100 persen di laga selanjutnya.

"Kami masih punya kesempatan untuk kembali berbenah dan tampil lebih baik lagi. Anak-anak harus bermain habis-habisan," tuturnya.

Dari evaluasi pascalaga kontra Persida, Ashari menyoroti rapuhnya lini belakang yang menjadi lubang besar bagi timnya.

Koordinasi lini pertahanan timnya akan menjadi fokus utama pembenahan tim pelatih sebelum kembali turun gelanggang.

"Lini pertahanan Perseba harus dibenahi lebih baik lagi agar tidak kembali kebobolan di laga-laga selanjutnya," tandasnya. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Persida Sidoarjo turnamen perseba bangkalan kekalahan